Jakarta - Aparat kepolisian berhasil mengungkap jaringan judi online internasional yang beroperasi di Indonesia. Dalam operasi besar yang dilakukan di wilayah Jakarta dan sekitarnya, ratusan warga negara asing diamankan karena diduga terlibat dalam aktivitas perjudian daring lintas negara.
Pengungkapan kasus ini menjadi salah satu operasi terbesar sepanjang tahun 2026 dalam pemberantasan judi online. Polisi menyebut para pelaku menggunakan sejumlah rumah dan apartemen sebagai pusat operasional untuk mengelola situs perjudian yang menargetkan pemain dari berbagai negara di Asia Tenggara.
Dari hasil penyelidikan sementara, sedikitnya lebih dari 300 warga negara asing diamankan. Mereka berasal dari beberapa negara Asia seperti Vietnam, China, Thailand, Laos, dan Myanmar. Sebagian besar diketahui masuk ke Indonesia menggunakan visa wisata, namun diduga melakukan aktivitas ilegal selama berada di tanah air.
Petugas juga menyita puluhan komputer, telepon genggam, server, serta perangkat pendukung lainnya yang digunakan untuk menjalankan operasional situs judi online tersebut. Polisi menduga sindikat ini mampu meraup keuntungan miliaran rupiah setiap bulannya dari aktivitas perjudian digital.
Menurut pihak kepolisian, jaringan ini memiliki sistem kerja yang cukup rapi. Para operator bekerja secara bergantian selama 24 jam untuk melayani pemain dan memantau transaksi keuangan. Beberapa lokasi bahkan dilengkapi akses internet berkecepatan tinggi serta sistem keamanan tertutup agar aktivitas mereka tidak mudah terdeteksi.
“Operasi ini merupakan bentuk komitmen aparat dalam memberantas praktik judi online yang semakin meresahkan masyarakat,” ujar salah satu pejabat kepolisian saat konferensi pers.
Selain melakukan penangkapan, aparat juga tengah menelusuri aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain di Indonesia. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka tambahan dalam pengembangan kasus tersebut.
Pemerintah sendiri terus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas digital ilegal yang dinilai merugikan masyarakat dan berpotensi memicu tindak kriminal lainnya. Judi online menjadi salah satu perhatian utama karena banyak mempengaruhi kondisi ekonomi keluarga hingga memicu meningkatnya kasus penipuan dan pinjaman ilegal.
Dalam beberapa tahun terakhir, praktik perjudian online memang berkembang cukup pesat seiring meningkatnya penggunaan internet dan transaksi digital. Banyak situs ilegal beroperasi secara tersembunyi dengan memanfaatkan server luar negeri untuk menghindari pemblokiran.
Masyarakat diimbau untuk tidak terlibat dalam aktivitas perjudian online dalam bentuk apa pun. Selain melanggar hukum, aktivitas tersebut juga berisiko menyebabkan kerugian finansial dan penyalahgunaan data pribadi.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap seluruh tersangka. Para pelaku dapat dijerat dengan undang-undang terkait perjudian dan tindak pidana siber dengan ancaman hukuman penjara serta denda dalam jumlah besar.