Timur Tengah Memanas: Operasi ‘Epic Fury’ Guncang Iran, Jalur Minyak Dunia Terancam
Situasi di Timur Tengah memanas setelah serangan udara besar-besaran dari koalisi Amerika Serikat–Israel terhadap Iran. Operasi militer yang disebut Operation Epic Fury menargetkan fasilitas militer dan energi di sekitar 10 provinsi Iran, termasuk kapal perang IRGC dan kilang minyak di wilayah Khuzestan. Iran membalas dengan meluncurkan rudal balistik dan drone ke wilayah utara Israel serta beberapa target di negara Teluk. Serangan ini meningkatkan ketegangan dan menyebabkan ribuan warga sipil mengungsi. Krisis juga berdampak pada jalur energi global, terutama di Selat Hormuz, yang dilaporkan mulai dipasangi ranjau laut oleh Iran. Akibatnya, harga minyak dunia naik sekitar 12% dan investor beralih ke aset aman seperti emas. Sementara itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia telah mengevakuasi puluhan WNI melalui perbatasan Azerbaijan, meski sebagian WNI masih berada di Teheran dalam pengawasan dan koordinasi KBRI.