"Fokus Pada Prestasi, Bukan Spekulasi," Pesan UBSI kepada Siswa SMAN 62 Jakarta

N Nair 05 Agu 2025 295 dilihat 2 menit baca

JAKARTA – Di akhir sesi workshop yang mengupas tuntas sisi gelap judi online, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) tidak meninggalkan para siswa SMAN 62 Jakarta dengan rasa takut semata. Sebaliknya, mereka menutupnya dengan sebuah pesan yang kuat dan penuh harapan: sebuah ajakan untuk mengalihkan energi dari aktivitas spekulatif ke pencapaian prestasi yang nyata.

Pesan utama yang digaungkan oleh narasumber, Rian Septian Anwar, adalah tentang perbedaan fundamental antara spekulasi dan prestasi. Spekulasi, seperti dalam judi online, adalah jalan pintas pasif yang menjanjikan keuntungan tanpa usaha, namun pada akhirnya hanya berujung pada kekosongan dan kerugian. Sementara prestasi adalah buah dari dedikasi, kerja keras, dan pengembangan bakat secara aktif.

"Masa depan kalian terlalu berharga untuk digantungkan pada keberuntungan acak," ujar Rian di hadapan para siswa. "Kemenangan sejati dalam hidup bukan didapat dari tebakan di layar gawai, melainkan dari piala yang kalian raih, dari karya yang kalian ciptakan, dari keahlian yang kalian kuasai. Itulah prestasi, dan itu abadi."

Secara spesifik, Rian mendorong para siswa untuk melihat potensi yang ada dalam diri mereka dan mengasahnya di jalur yang positif, khususnya di ranah digital yang sangat dekat dengan kehidupan mereka. Ia menantang para siswa untuk mengubah posisi mereka dari sekadar konsumen teknologi menjadi kreator.

"Bagi yang hobi main game, jangan hanya jadi pemain. Coba pelajari cara membuat game, menjadi atlet e-sport yang disiplin, atau menjadi seorang caster," contohnya. "Bagi yang suka media sosial, jangan hanya jadi penonton. Belajarlah membuat konten yang inspiratif, pelajari dasar-dasar digital marketing."

Ajakan ini sejalan dengan identitas UBSI sebagai kampus digital kreatif. UBSI memposisikan diri tidak hanya sebagai lembaga pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai mitra dan fasilitator bagi siswa SMA yang ingin mengeksplorasi dan mengembangkan potensi mereka di era digital. Mereka membuka pintu bagi para siswa untuk melihat bahwa ada dunia yang jauh lebih luas dan menjanjikan di balik hobi digital mereka.

Pesan dari workshop ini jelas: daripada membuang waktu, energi, dan uang pada aktivitas spekulatif yang merusak, lebih baik menginvestasikannya pada pengembangan diri. UBSI berhasil menanamkan sebuah gagasan bahwa kemenangan terbesar bukanlah jackpot sesaat, melainkan prestasi yang dibangun setahap demi setahap melalui kerja keras dan kreativitas.

Kategori: Pendidikan

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
N

Ditulis oleh

Nair

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Google Scholar: Fondasi Pencarian Ilmiah di Era Digital 2026

Google Scholar: Fondasi Pencarian Ilmiah di Era Digital 2026

Google Scholar terus menjadi fondasi pencarian literatur ilmiah global di 2026, menawarkan akses luas ke berbagai disiplin ilmu dengan mekanisme peringkat cerda

17 Okt 2026

Menyongsong Generasi Emas: Transformasi Kurikulum Digital dan Pendidikan Karakter Jadi Fokus Utama Sekolah 2026

Menyongsong Generasi Emas: Transformasi Kurikulum Digital dan Pendidikan Karakter Jadi Fokus Utama Sekolah 2026

Sektor pendidikan di Indonesia terus mengalami pembaruan berkelanjutan guna menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Memasuki tahun ajaran 2026, kementerian terkait bersama dinas pendidikan di berbagai daerah berfokus pada penguatan kurikulum berbasis literasi digital yang diintegrasikan secara seimbang dengan pembentukan karakter...

15 Okt 2026

Pendidikan Vokasi Masa Depan: Kemitraan Strategis Industri dan Kampus Ciptakan Lulusan Siap Kerja

Pendidikan Vokasi Masa Depan: Kemitraan Strategis Industri dan Kampus Ciptakan Lulusan Siap Kerja

Menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja berkeahlian tinggi di era otomatisasi, transformasi besar tengah terjadi pada sektor pendidikan vokasi di Indonesia. Pada tahun ajaran 2026, perguruan tinggi vokasi dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) semakin mempererat kemitraan dengan dunia usaha dan dunia...

15 Okt 2026

Pemerintah Dorong Transformasi Pendidikan Digital Berbasis Kecerdasan Buatan dan Peningkatan Kompetensi Guru Nasional

Pemerintah Dorong Transformasi Pendidikan Digital Berbasis Kecerdasan Buatan dan Peningkatan Kompetensi Guru Nasional

JAKARTA — Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bekerjasama dengan berbagai lembaga riset serta perusahaan teknologi nasional resmi meluncurkan program akselerasi digitalisasi pendidikan di seluruh sekolah Indonesia. Langkah strategis ini diambil guna merespons perkembangan teknologi informasi yang pesat sekaligus memastikan...

13 Okt 2026