Gotong Royong Mahasiswa Merawat Masjid Kampus sebagai Bentuk Tanggung Jawab Sosial

S Sindi 25 Des 2025 163 dilihat 2 menit baca

Masjid kampus memiliki peran strategis dalam kehidupan akademik, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter dan nilai moral mahasiswa. Di lingkungan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Jatiwaringin, Masjid Al-Firdaus menjadi salah satu fasilitas yang digunakan secara aktif oleh mahasiswa dan civitas akademika. Tingginya intensitas penggunaan tersebut menuntut adanya perhatian bersama dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid.

Berangkat dari kesadaran tersebut, mahasiswa Kelompok 4 mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan Masjid Al-Firdaus UBSI Jatiwaringin pada Sabtu, 29 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi nyata nilai-nilai Pancasila yang dipelajari dalam perkuliahan.

Gotong royong dilakukan melalui sistem kerja kolaboratif yang melibatkan seluruh anggota kelompok. Area yang dibersihkan meliputi lantai dan karpet ruang ibadah, rak Al-Qur’an, perlengkapan salat, tempat wudhu, serta halaman masjid. Selain pembersihan, mahasiswa juga melakukan penataan ulang sarana ibadah agar lebih tertib dan nyaman digunakan.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa menjaga kebersihan masjid bukan hanya tanggung jawab pengurus masjid, melainkan kewajiban bersama seluruh pengguna fasilitas kampus. Melalui keterlibatan langsung mahasiswa, tumbuh kesadaran bahwa fasilitas ibadah merupakan aset bersama yang perlu dirawat secara kolektif. Nilai gotong royong menjadi sarana efektif untuk membangun rasa memiliki terhadap lingkungan kampus.

Dari sisi pembelajaran, kegiatan ini memberikan pengalaman konkret bagi mahasiswa dalam menerapkan nilai-nilai Pendidikan Kewarganegaraan di luar ruang kelas. Mahasiswa dilatih untuk bekerja sama dalam tim, membagi peran, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Proses ini secara tidak langsung membentuk sikap disiplin, kepedulian sosial, dan solidaritas antar mahasiswa.

Selain berdampak pada peningkatan kebersihan dan kenyamanan masjid, kegiatan ini juga berkontribusi dalam pembentukan karakter mahasiswa sebagai warga negara yang aktif dan peduli lingkungan. Pengabdian masyarakat semacam ini menjadi jembatan antara teori kewarganegaraan dengan praktik sosial di lingkungan kampus.

Ke depan, kegiatan gotong royong membersihkan masjid kampus diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak mahasiswa dan civitas akademika. Dengan demikian, budaya gotong royong dan tanggung jawab sosial dapat terus tumbuh sebagai bagian dari kehidupan kampus. Menjaga masjid bukan hanya soal kebersihan fisik, tetapi juga mencerminkan penghormatan terhadap nilai moral dan spiritual yang menjadi fondasi kehidupan bersama.

Kategori: Umum

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
S

Ditulis oleh

Sindi

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Beban Ekonomi Memicu Lonjakan Pekerja Anak di Berbagai Wilayah: Tantangan Kesejahteraan Sosial yang Kian Kompleks

Beban Ekonomi Memicu Lonjakan Pekerja Anak di Berbagai Wilayah: Tantangan Kesejahteraan Sosial yang Kian Kompleks

Bandung  — Fenomena keterlibatan anak di bawah umur dalam aktivitas perekonomian semakin marak terjadi di sejumlah daerah. Tekanan finansial rumah tangga yang kian berat akibat dinamika ekonomi nasional memaksa sebagian anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk terjun ke lapangan kerja demi...

31 Agu 2026

Hotspot Karhutla Menurun, Pemerintah Tetap Perkuat Penanganan di Kalimantan dan Sumatera

Hotspot Karhutla Menurun, Pemerintah Tetap Perkuat Penanganan di Kalimantan dan Sumatera

Jakarta  — Pemerintah terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Meskipun jumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi mengalami penurunan, upaya pemadaman dan pencegahan masih dilakukan secara intensif karena kebakaran masih terjadi di sejumlah lokasi....

31 Agu 2026

Mulai Besok 1 September, Stasiun Karet Resmi Ditutup untuk Layanan Naik-Turun Penumpang KRL

Mulai Besok 1 September, Stasiun Karet Resmi Ditutup untuk Layanan Naik-Turun Penumpang KRL

JAKARTA – PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) resmi mengumumkan kebijakan baru terkait operasional layanan kereta rel listrik (KRL) di wilayah ibu kota. Mulai besok, tepatnya pada Selasa, 1 September 2026 , Stasiun Karet yang berlokasi di kawasan Tanah Abang,...

31 Agu 2026

Sah! Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026–2031 pada Muktamar ke-35 NU di Jombang

Sah! Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026–2031 pada Muktamar ke-35 NU di Jombang

JAKARTA – Gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung khidmat di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, resmi melahirkan nahkoda baru bagi jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus...

31 Agu 2026