Jepang Kenalkan "Human Refrigerator", Inovasi Pendingin Tubuh untuk Hadapi Gelombang Panas Ekstrem

A Aryatio 28 Jul 2026 0 dilihat 4 menit baca

Jepang kembali menghadirkan inovasi teknologi yang menarik perhatian dunia. Di tengah musim panas yang semakin ekstrem akibat perubahan iklim, sebuah perusahaan asal Jepang memperkenalkan perangkat unik yang dijuluki "human refrigerator" atau kulkas manusia. Produk bernama Do Hiemon BOX tersebut dirancang sebagai ruang pendingin portabel yang memungkinkan seseorang menurunkan suhu tubuh hanya dalam hitungan menit setelah beraktivitas di bawah terik matahari.

Perangkat ini dikembangkan oleh perusahaan TRUSCO Nakayama dan mulai diperkenalkan kepada publik pada April 2026. Meski telah diluncurkan beberapa bulan lalu, Do Hiemon BOX baru menjadi perbincangan luas di media sosial belakangan ini setelah berbagai video demonstrasi penggunaan alat tersebut viral di berbagai platform digital.

Kemunculan Do Hiemon BOX tidak terlepas dari meningkatnya suhu musim panas di Jepang dalam beberapa tahun terakhir. Badan Meteorologi Jepang mencatat bahwa gelombang panas terjadi lebih sering dengan suhu yang kerap melampaui 35 derajat Celsius di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut meningkatkan risiko heatstroke atau sengatan panas, terutama bagi pekerja konstruksi, petugas lapangan, teknisi, hingga pekerja logistik yang harus beraktivitas di luar ruangan selama berjam-jam.

Melihat kondisi tersebut, TRUSCO Nakayama mengembangkan sebuah solusi yang berbeda dari pendingin udara konvensional. Do Hiemon BOX berbentuk seperti bilik kecil yang dapat dimasuki oleh satu orang. Di dalamnya terdapat sistem pendingin berkapasitas tinggi yang mampu menurunkan suhu ruangan secara cepat sehingga membantu menurunkan suhu tubuh pengguna setelah bekerja di bawah cuaca panas.

Konsep kerja alat ini cukup sederhana. Pengguna cukup masuk ke dalam bilik, menutup pintu, kemudian menikmati hembusan udara dingin selama beberapa menit. Sistem pendingin yang terpasang dirancang agar mampu memberikan efek pendinginan secara merata ke seluruh tubuh tanpa membuat pengguna merasa tidak nyaman. Berbeda dengan lemari pendingin biasa, perangkat ini dibuat khusus untuk manusia dengan memperhatikan sirkulasi udara, keamanan, serta kenyamanan selama proses pendinginan berlangsung.

Menurut perusahaan, Do Hiemon BOX ditujukan untuk membantu pekerja mengurangi risiko kelelahan akibat suhu tinggi. Pendinginan tubuh secara cepat diyakini dapat membantu memulihkan kondisi fisik sehingga pekerja dapat kembali beraktivitas dengan lebih aman. Alat ini juga dapat digunakan sebagai bagian dari prosedur keselamatan kerja, terutama pada sektor industri yang memiliki tingkat paparan panas tinggi.

Keunggulan lain dari perangkat tersebut adalah sifatnya yang relatif mudah dipindahkan. Desainnya memungkinkan alat ditempatkan di area proyek, gudang logistik, pelabuhan, hingga lokasi konstruksi tanpa memerlukan bangunan permanen. Hal ini membuat perusahaan dapat menyediakan fasilitas pendinginan bagi karyawan secara lebih fleksibel sesuai kebutuhan operasional.

Fenomena musim panas ekstrem memang menjadi tantangan besar di Jepang. Dalam beberapa tahun terakhir, ribuan orang setiap musim panas harus mendapatkan perawatan medis akibat heatstroke. Kelompok lanjut usia, anak-anak, serta pekerja lapangan menjadi pihak yang paling rentan mengalami gangguan kesehatan akibat suhu udara yang sangat tinggi.

Selain itu, perubahan iklim global juga menyebabkan durasi musim panas semakin panjang. Kondisi tersebut membuat perusahaan di Jepang mulai mencari berbagai inovasi untuk menjaga kesehatan pekerja sekaligus mempertahankan produktivitas. Do Hiemon BOX menjadi salah satu contoh bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk menjawab tantangan lingkungan yang semakin kompleks.

Sejumlah pakar keselamatan kerja menyambut positif kehadiran perangkat tersebut. Mereka menilai pendinginan tubuh secara cepat dapat membantu menurunkan risiko stres panas apabila digunakan sebagai pelengkap langkah-langkah pencegahan lainnya, seperti penyediaan air minum yang cukup, waktu istirahat teratur, penggunaan pakaian kerja yang sesuai, serta pemantauan kondisi kesehatan pekerja.

Meski demikian, para ahli juga mengingatkan bahwa perangkat pendingin seperti Do Hiemon BOX bukanlah solusi tunggal dalam menghadapi cuaca ekstrem. Pengguna tetap harus menjaga asupan cairan, menghindari aktivitas berat saat suhu mencapai puncaknya, dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gejala heatstroke seperti pusing, mual, kebingungan, atau kehilangan kesadaran.

Viralnya Do Hiemon BOX di media sosial juga memicu berbagai komentar dari warganet di berbagai negara. Sebagian menganggap inovasi tersebut sebagai gambaran masa depan ketika perubahan iklim memaksa manusia beradaptasi dengan teknologi yang sebelumnya hanya muncul dalam film fiksi ilmiah. Tidak sedikit pula yang berharap teknologi serupa dapat dikembangkan untuk negara-negara lain yang juga menghadapi suhu ekstrem.

Kehadiran "human refrigerator" menunjukkan bagaimana Jepang terus mempertahankan reputasinya sebagai salah satu negara paling inovatif di dunia. Dengan menggabungkan teknologi dan kebutuhan nyata masyarakat, perusahaan-perusahaan Jepang terus menghadirkan solusi baru untuk menghadapi tantangan global, termasuk dampak perubahan iklim yang semakin nyata. Jika terbukti efektif dalam penggunaan jangka panjang, Do Hiemon BOX berpotensi menjadi standar baru dalam perlindungan pekerja di lingkungan bersuhu tinggi, sekaligus membuka peluang lahirnya berbagai inovasi serupa di masa mendatang.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
A

Ditulis oleh

Aryatio

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait