Legenda Bisnis Kecantikan Indonesia Martha Tilaar Wafat pada Usia 89 Tahun

S Sipa 24 Okt 2026 0 dilihat 2 menit baca

Kabar duka menyelimuti dunia usaha dan industri kecantikan Tanah Air. Tokoh wirausaha ternama sekaligus pendiri Martha Tilaar Group, DR. (H.C.) Martha Tilaar, mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu (14/10/2026) pagi di Jakarta akibat sakit. Kepergian wanita kelahiran Kebumen, 4 September 1937 ini menandai berpulangnya sosok pelopor yang mendedikasikan hidupnya untuk mengangkat kearifan lokal serta bahan-bahan alami Indonesia ke panggung kecantikan nasional hingga internasional.

 

Perjalanan karier sosok yang akrab disapa Bu Martha ini dimulai dari langkah kecil pada tahun 1970. Kala itu, sekembalinya mendampingi sang suami studi di Amerika Serikat, ia merintis salon kecantikan sederhana berukuran 4x6 meter di kediaman orang tuanya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Lewat ketekunan dan visinya memanfaatkan ramuan jamu serta bahan herbal tradisional, usaha salon tersebut berkembang pesat hingga melahirkan PT Martina Berto Tbk pada tahun 1981, yang kini menaungi berbagai merek ternama seperti Sariayu, Biokos, dan Caring Colours.

 

Atas jasa dan dedikasinya dalam membangun industri kosmetik berbasis bahan alam serta pemberdayaan perempuan di berbagai daerah, pemerintah menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma pada tahun 2016. Kiprahnya tak hanya memberikan warna bagi industri estetika nasional, tetapi juga membanggakan nama Indonesia di kancah global.

 

Pihak keluarga besar dan manajemen Martha Tilaar Group mengonfirmasi bahwa jenazah almarhumah saat ini disemayamkan di Rumah Duka Patra Kuningan, Jakarta Selatan, untuk memberikan kesempatan bagi para pelayat memberikan penghormatan terakhir. Berdasarkan rencana keluarga, prosesi pemakaman akan dilaksanakan pada Jumat (16/10/2026) mendatang di area pemakaman keluarga San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat. Kepergian almarhumah meninggalkan warisan inspiratif bagi generasi muda dan para pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
S

Ditulis oleh

Sipa

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumatera dan Kalimantan

Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumatera dan Kalimantan

Isu kebakaran hutan dan lahan di kawasan Sumatera dan Kalimantan terus menjadi perhatian utama pemerintah Indonesia dalam upaya menjaga kualitas udara dan mencegah dampak ekologis yang memburuk. BMKG dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat bahwa kombinasi cuaca kering serta karakteristik...

23 Okt 2026

Darurat Kabut Asap! Udara Palangka Raya Sentuh PM2.5 593,4, Bernapas Seharian Setara Isap 27 Batang Rokok

Darurat Kabut Asap! Udara Palangka Raya Sentuh PM2.5 593,4, Bernapas Seharian Setara Isap 27 Batang Rokok

JAKARTA – Kualitas udara di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dilaporkan memasuki fase darurat yang sangat mengkhawatirkan. Berdasarkan data pemantauan kualitas udara terkini, rata-rata konsentrasi polutan partikulat halus atau PM2.5 di kota tersebut melonjak tajam hingga menyentuh angka 593,4 mikrogram...

22 Okt 2026

Penemuan Situs Bangkai Kapal Karam Abad Ke-10 di Perairan Nusantara Mengungkap Kejayaan Jalur Rempah dan Jaringan Perdagangan Antarbenua

Penemuan Situs Bangkai Kapal Karam Abad Ke-10 di Perairan Nusantara Mengungkap Kejayaan Jalur Rempah dan Jaringan Perdagangan Antarbenua

BELITUNG — Tim arkeologi kelautan gabungan kembali mencatatkan penemuan bersejarah berharga tinggi di wilayah perairan Indonesia. Penemuan berupa situs bangkai kapal karam (shipwreck) beserta ribuan komoditas muatannya yang berasal dari era abad ke-10 Masehi tersebut berhasil diidentifikasi di dasar laut...

21 Okt 2026

Penemuan Baru Lukisan Gua Prasejarah di Sulawesi Selatan Mengubah Teori Pemetaan Awal Seni Rupa dan Peradaban Manusia Kuno

Penemuan Baru Lukisan Gua Prasejarah di Sulawesi Selatan Mengubah Teori Pemetaan Awal Seni Rupa dan Peradaban Manusia Kuno

MAROS — Penemuan arkeologi luar biasa kembali memotret sejarah awal peradaban manusia modern di Kepulauan Nusantara. Tim peneliti gabungan arkeologi nasional Indonesia bersama pakar internasional berhasil mengidentifikasi dan memverifikasi penanggalan lukisan dinding gua (rock art) di kawasan karst Maros-Pangkep, Sulawesi...

20 Okt 2026