Mengapa eFootball Makin Hype? Dari Update Besar Hingga PSSI Resmi Gandeng Konami

J Jall 17 Agu 2025 146 dilihat 3 menit baca

Dalam beberapa bulan terakhir, eFootball kembali menjadi sorotan utama di kalangan penggemar game sepak bola. Game gratis besutan Konami ini mengalami peningkatan popularitas yang signifikan, bukan hanya karena pembaruan besar yang membuatnya terasa seperti game baru, tetapi juga karena kabar mengejutkan yang membuat para pemain di Indonesia bangga.


 

Pembaruan Besar eFootball 2025/2026

 

Popularitas eFootball semakin memuncak berkat update musim terbaru ke versi eFootball 2026. Pembaruan ini membawa sejumlah fitur baru yang sangat dinantikan oleh komunitas:

  • Mode “Stadion Kustom”: Salah satu fitur paling menarik adalah kemampuan pemain untuk mendekorasi stadion impian mereka. Fitur ini memungkinkan pemain untuk memadukan berbagai elemen, mulai dari tribun, lapangan, hingga dekorasi luar stadion, memberikan sentuhan personal yang unik.

  • "Link-Up Play" dan Peningkatan Taktik: Konami menghadirkan fitur "Link-Up Play" yang diklaim akan membuat kolaborasi antar pemain di lapangan semakin realistis. Selain itu, ada perubahan signifikan pada perintah menendang dan bertahan, membuat gameplay terasa lebih dinamis dan taktis.

  • Hadiah dan Event Berlimpah: Untuk merayakan update musim baru dan ulang tahun seri eFootball yang ke-30, Konami membanjiri pemain dengan berbagai hadiah gratis, termasuk koin eFootball dan pemain-pemain legendaris seperti Lionel Messi.


 

Fakta yang Bikin Indonesia Bangga

 

Alasan lain mengapa eFootball kini menjadi buah bibir adalah kerja sama resmi antara Konami dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Sejak April 2025, Timnas Indonesia resmi mendapatkan lisensi dan tersedia di game eFootball.

Ini adalah momen bersejarah karena untuk pertama kalinya, pemain bisa menggunakan Timnas Indonesia dengan wajah dan nama asli pemain, termasuk para bintang naturalisasi yang sedang naik daun. Sejumlah pemain seperti Pratama Arhan, Asnawi Mangkualam, dan Jay Idzes kini bisa dimainkan dengan statistik yang akurat, bahkan rating Jay Idzes di eFootball 2025 sempat menjadi yang tertinggi di antara rekan-rekannya.

Kolaborasi ini tidak hanya sekadar penambahan tim, tetapi juga menjadi dorongan besar bagi ekosistem esports di Indonesia. PSSI bahkan meluncurkan Indonesia Football e-League (IFEC) 2025 sebagai jalur seleksi resmi Timnas Esports Indonesia menuju FIFAe World Cup 2025.


 

Dominasi di Kompetisi Global

 

Di ranah esports, eFootball juga menunjukkan dominasinya. Kompetisi eFootball Championship 2025 sedang berlangsung dengan meriah, dan kabar baiknya, perwakilan Indonesia, RRQ_Huda, berhasil menjuarai AC Milan Club Finals dan siap melaju ke babak World Finals di Tokyo.

Secara keseluruhan, dengan pembaruan gameplay yang terus-menerus, kehadiran konten yang relevan dengan sepak bola dunia nyata, dan dukungan penuh terhadap esports, tidak heran jika eFootball kini menjadi salah satu game yang paling banyak dimainkan dan diperbincangkan di seluruh dunia.

Kategori: Game

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
J

Ditulis oleh

Jall

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Fenomena Esports Indonesia: Ekosistem Profesional dan Pembinaan Atlet Muda Bawa Prestasi di Panggung Dunia

Fenomena Esports Indonesia: Ekosistem Profesional dan Pembinaan Atlet Muda Bawa Prestasi di Panggung Dunia

Olahraga elektronik ( esports ) di Indonesia telah bertransformasi dari sekadar hobi anak muda menjadi industri olahraga profesional berskala besar dengan nilai ekonomi yang sangat signifikan pada tahun 2026. Atlet-atlet esports tanah air tidak hanya mendominasi turnamen tingkat Asia Tenggara,...

16 Okt 2026

Kebangkitan Game Lokal: Industri Game Indonesia Unjuk Gigi di Kancah Global Berkat Inovasi Teknologi dan Dukungan Ekosistem

Kebangkitan Game Lokal: Industri Game Indonesia Unjuk Gigi di Kancah Global Berkat Inovasi Teknologi dan Dukungan Ekosistem

Industri video game di Indonesia tengah mengalami masa keemasan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Memasuki kuartal ketiga tahun 2026, jajaran developer game lokal tidak lagi sekadar menjadi pasar konsumsi, melainkan mulai mendominasi panggung internasional melalui karya-karya orisinal yang menggabungkan kualitas...

15 Okt 2026

Dewan Olimpiade Asia Resmi Tetapkan Esports Sebagai Cabang Olahraga Utama dan Buka Jalur Menuju Olimpiade

Dewan Olimpiade Asia Resmi Tetapkan Esports Sebagai Cabang Olahraga Utama dan Buka Jalur Menuju Olimpiade

TOKYO – Industri esports global kembali mencatatkan sejarah baru dalam panggung olahraga multieven internasional. Dewan Olimpiade Asia (OCA) secara resmi memutuskan bahwa esports bukan lagi sekadar cabang olahraga eksibisi atau pelengkap, melainkan telah menjadi cabang olahraga prestasi penuh dengan medali...

13 Okt 2026

Sejarah Baru Asian Games, Dewan Olimpiade Asia Kukuhkan Esports Sebagai Cabang Olahraga Resmi dan Pertahankan Medali Penuh

Sejarah Baru Asian Games, Dewan Olimpiade Asia Kukuhkan Esports Sebagai Cabang Olahraga Resmi dan Pertahankan Medali Penuh

AICHI – Panggung olahraga internasional kembali mencatatkan babak baru dalam sejarah perjalanan esports . Dewan Olimpiade Asia (OCA) secara resmi mempertegas posisi esports sebagai cabang olahraga ( sport ) penuh dalam ajang Asian Games Aichi-Nagoya di Jepang. Keputusan strategis ini...

12 Okt 2026