Terbaru
Startup Indonesia Raih Investasi Y Combinator, Klien Google Jadi Bukti Dua Mahasiswa Sesama Jenis Berciuman di Selasar Perpustakaan PNJ Viral Viral Tagihan Listrik Mei–Juni 2026 Melonjak hingga 3 Kali Lipat, PLN Tegaskan Tarif Tidak Naik Pemerintah Jakarta Permudah Warga, Kartu Layanan Gratis KLG Kini Bisa Didaftar Lewat HP dan Diambil di Kelurahan Kejutan Politik Istana Akhir Perjalanan Dadan Hindayana Usai Dicopot Presiden Prabowo Subianto dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional Haiti vs Selandia Baru. Benturan Gaya Klasik Karibia dan Disiplin Oceania OpenAI Siap Gunakan AI untuk Membantu Pengembangan Vaksin Jika Pandemi Kembali Terjadi Menatap Bolivia Raksasa Lithium yang Terperangkap dalam Pusaran Konflik Startup Indonesia Raih Investasi Y Combinator, Klien Google Jadi Bukti Dua Mahasiswa Sesama Jenis Berciuman di Selasar Perpustakaan PNJ Viral Viral Tagihan Listrik Mei–Juni 2026 Melonjak hingga 3 Kali Lipat, PLN Tegaskan Tarif Tidak Naik Pemerintah Jakarta Permudah Warga, Kartu Layanan Gratis KLG Kini Bisa Didaftar Lewat HP dan Diambil di Kelurahan Kejutan Politik Istana Akhir Perjalanan Dadan Hindayana Usai Dicopot Presiden Prabowo Subianto dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional Haiti vs Selandia Baru. Benturan Gaya Klasik Karibia dan Disiplin Oceania OpenAI Siap Gunakan AI untuk Membantu Pengembangan Vaksin Jika Pandemi Kembali Terjadi Menatap Bolivia Raksasa Lithium yang Terperangkap dalam Pusaran Konflik

Produsen Gadget Kembangkan Chip Hemat Daya untuk AI di Smartphone

H Herman 12 Jan 2026 111 dilihat 1 menit baca

JAKARTA — Tren penggunaan kecerdasan buatan di smartphone mendorong produsen chip besar dunia untuk mengembangkan prosesor mobile generasi baru yang lebih hemat daya namun memiliki kinerja AI lebih tinggi.

Menurut laporan industri, perusahaan seperti Qualcomm, MediaTek, dan Samsung Foundry sedang berlomba memasukkan Neural Processing Unit (NPU) yang lebih bertenaga ke dalam chipset terbaru. Teknologi ini memungkinkan aplikasi berjalan langsung di perangkat tanpa ketergantungan besar ke cloud.

Fitur AI di ponsel kini tak hanya dipakai untuk kamera, tetapi juga transkripsi real-time, penerjemahan bahasa, hingga asisten pintar yang memahami konteks percakapan pengguna.

Analis pasar menilai langkah ini akan membuat smartphone kelas menengah pun mampu memanfaatkan AI dengan performa tinggi tanpa menguras baterai. Selain itu, efisiensi energi menjadi sorotan karena pengguna banyak menginginkan ponsel yang tahan lebih lama tanpa pengisian daya berulang.

Perangkat pertama dengan prosesor AI hemat daya ini diperkirakan mulai hadir di pasar Asia pada pertengahan 2026, sebelum menyebar secara global.

Kategori: Teknologi

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
H

Ditulis oleh

Herman

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait