Teknologi

Revolusi Sirkular: Teknologi AI dan Material Baru Dorong Industri Lebih Berkelanjutan

👤 Oleh Hermansyah 📅 10 Dec 2025 👁 57 Dilihat
Revolusi Sirkular: Teknologi AI dan Material Baru Dorong Industri Lebih Berkelanjutan

Jakarta — 2025. Inovasi kecerdasan buatan (AI), material ramah lingkungan, dan teknologi digital mulai mendorong perubahan besar dalam upaya global menciptakan ekonomi berkelanjutan. Perkembangan ini disebut sebagai Revolusi Sirkular, yaitu pergeseran dari pola “ambil–buat–buang” menuju sistem yang memprioritaskan daur ulang dan penggunaan ulang material.

AI menjadi teknologi kunci dalam proses penyortiran dan pengolahan limbah. Sistem berbasis kamera dan machine learning kini mampu mendeteksi jenis material dengan lebih cepat dan akurat, sehingga meningkatkan efisiensi daur ulang di berbagai negara. Selain itu, AI juga membantu industri mengurangi limbah produksi melalui optimasi rantai pasok dan prediksi usia pakai perangkat.

Di sisi lain, perkembangan material baru seperti bio-polimer dan plastik berbasis tumbuhan mulai menggantikan material fosil. Material ini tidak hanya lebih ramah lingkungan, tetapi juga dapat terurai secara alami. Beberapa perusahaan juga mulai mengembangkan material konstruksi dari limbah pertanian dan industri.

Teknologi digital seperti IoT dan blockchain menambah transparansi dalam siklus hidup produk, memungkinkan perusahaan memantau aliran material dari pabrik hingga proses daur ulang. Hal ini mendukung target pengurangan limbah dan emisi karbon secara lebih terukur.

Para analis menilai bahwa gabungan teknologi ini akan mempercepat transisi menuju industri yang rendah limbah, rendah emisi, dan lebih hemat energi dalam beberapa tahun ke depan.

Bagikan Artikel Ini

Bagikan di WhatsApp
Spasi Iklan (728x90)

Kolom Komentar

0 Komentar

Jadilah yang pertama berkomentar.