Terbaru
Startup Indonesia Raih Investasi Y Combinator, Klien Google Jadi Bukti Dua Mahasiswa Sesama Jenis Berciuman di Selasar Perpustakaan PNJ Viral Viral Tagihan Listrik Mei–Juni 2026 Melonjak hingga 3 Kali Lipat, PLN Tegaskan Tarif Tidak Naik Pemerintah Jakarta Permudah Warga, Kartu Layanan Gratis KLG Kini Bisa Didaftar Lewat HP dan Diambil di Kelurahan Kejutan Politik Istana Akhir Perjalanan Dadan Hindayana Usai Dicopot Presiden Prabowo Subianto dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional Haiti vs Selandia Baru. Benturan Gaya Klasik Karibia dan Disiplin Oceania OpenAI Siap Gunakan AI untuk Membantu Pengembangan Vaksin Jika Pandemi Kembali Terjadi Menatap Bolivia Raksasa Lithium yang Terperangkap dalam Pusaran Konflik Startup Indonesia Raih Investasi Y Combinator, Klien Google Jadi Bukti Dua Mahasiswa Sesama Jenis Berciuman di Selasar Perpustakaan PNJ Viral Viral Tagihan Listrik Mei–Juni 2026 Melonjak hingga 3 Kali Lipat, PLN Tegaskan Tarif Tidak Naik Pemerintah Jakarta Permudah Warga, Kartu Layanan Gratis KLG Kini Bisa Didaftar Lewat HP dan Diambil di Kelurahan Kejutan Politik Istana Akhir Perjalanan Dadan Hindayana Usai Dicopot Presiden Prabowo Subianto dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional Haiti vs Selandia Baru. Benturan Gaya Klasik Karibia dan Disiplin Oceania OpenAI Siap Gunakan AI untuk Membantu Pengembangan Vaksin Jika Pandemi Kembali Terjadi Menatap Bolivia Raksasa Lithium yang Terperangkap dalam Pusaran Konflik

Tren Foto AI "Gemini" dengan Artis Terkenal

S Sipa 12 Sep 2025 304 dilihat 2 menit baca

Dunia maya kembali diramaikan dengan sebuah tren digital yang memungkinkan siapa saja berfoto layaknya di samping idola mereka. Berbeda dari editan foto biasa, tren ini menggunakan kecerdasan buatan (AI) dari platform Gemini untuk menghasilkan gambar yang super realistis, membuat warganet sulit membedakan mana yang asli dan mana yang hasil manipulasi digital.

 

Fenomena Digital: Foto “Palsu” yang Terlihat Nyata

Belakangan ini, lini masa media sosial dipenuhi unggahan foto yang menampilkan para pengguna sedang berinteraksi dekat dengan selebritas internasional. Mulai dari berpose santai di kafe bersama anggota NCT, menghadiri konser bersama BTS, hingga berbelanja dengan BLACKPINK. Alih-alih foto asli, semua gambar tersebut merupakan hasil olahan AI, khususnya dari fitur-fitur yang ada di ekosistem Gemini.

Teknologi di balik tren ini bekerja dengan cara yang canggih. Pengguna cukup mengunggah foto diri mereka sendiri, lalu AI Gemini akan menganalisis wajah, pencahayaan, dan detail lainnya. Selanjutnya, AI akan menyatukan gambar tersebut dengan foto artis yang sudah ada dalam database. Hasilnya adalah sebuah gambar komposit yang harmonis, di mana bayangan, pencahayaan, dan proporsi tubuh terlihat sangat alami, bahkan hingga ke detail kecil seperti tekstur pakaian.

 

AI Gemini sebagai Alat Kreatif

Kehadiran tren ini menunjukkan betapa AI telah menjadi bagian tak terpisahkan dari hiburan dan ekspresi diri di era digital. Dulu, hanya segelintir orang yang beruntung bisa bertemu idola, kini teknologi AI Gemini memberikan kesempatan yang setara bagi semua penggemar untuk mewujudkan fantasi kreatif mereka.

 

Namun, tidak hanya sekadar hiburan, fenomena ini juga memicu diskusi tentang etika penggunaan AI. Meskipun sebagian besar digunakan untuk kesenangan, ada kekhawatiran terkait potensi penyalahgunaan teknologi untuk membuat konten menyesatkan atau deepfake yang merugikan.

 

Meskipun demikian, tren ini membuktikan bahwa batas antara realitas dan dunia digital semakin kabur. Seiring dengan terus berkembangnya teknologi AI, kita akan menyaksikan lebih banyak inovasi yang mengubah cara kita berinteraksi, berkreasi, dan bahkan memandang sebuah foto.

Kategori: Teknologi

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
S

Ditulis oleh

Sipa

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait