Waspada! Roti Gluten-Free Palsu Mengintai di Pasaran

S Sawalika 22 Okt 2025 166 dilihat 1 menit baca

Bagi penderita celiac dan individu yang sensitive terhadap gluten, roti gluten free bukan sekedar pilihan gaya hidup melainkan kebutuhan Kesehatan yang vital.Namun, maraknya produk berlabel “Gluten-Free” di pasaran justru menyimpan bahaya terselubung. Saat ini telah beredar roti gluten – free palsu yang meski mengklaim bebas gluten, dalam proses produksinya masih terkontaminasi atau bahkan mengandung gluten.

 

Ciri – ciri produk palsu ini dapat dikenali dari beberapa tanda yang mencolok, pertama dilihat dari harga jual yang terlalu murah dan tidak wajar, mengingat bahan baku gluten – free asli seperti tepung almond atau tepung kelapa jauh lebih mahal daripada terigu biasa.Kedua, tekstur roti yang terlalu kenyal dan elastis patut diwaspadai , sebab roti gluten-free asli cenderung memiliki tekstur yang lebih padat dan mudah hancur.Ketiga, ketidakjelasan label pada kemasan, seperti tidak adanya sertifikasi resmi atau peringatan tentang pencegahan kontaminasi silang selama proses produksi

 

Roti gluten-free palsu berisiko serius bagi penderita celiac, dapat merusak usus halus, menyebabkan diare kronis, dan malnutrisi. Waspadai harga tidak wajar, pilih merek terpercaya, dan baca komposisi dengan teliti untuk mencegah dampak kesehatan yang tidak diinginkan.

Kategori: Umum

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
S

Ditulis oleh

Sawalika

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi Mulai 1 September 2026, Penumpang Wajib Pahami Sistem Piece Concept

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi Mulai 1 September 2026, Penumpang Wajib Pahami Sistem Piece Concept

Jakarta – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk resmi mengumumkan perubahan besar dalam kebijakan bagasi gratis bagi seluruh penumpangnya. Mulai 1 September 2026 , maskapai pelat merah tersebut tidak lagi menggunakan sistem Weight Concept atau perhitungan berdasarkan total berat bagasi, melainkan...

17 Jul 2026

Polda NTB Ambil Alih Perkara dan Targetkan Tuntas, Kasus Pembakaran Santri di Lombok Tengah Masuk Babak Baru

Polda NTB Ambil Alih Perkara dan Targetkan Tuntas, Kasus Pembakaran Santri di Lombok Tengah Masuk Babak Baru

Mataram  – Kasus pembakaran empat santri di Pondok Pesantren Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, yang mengguncang publik sejak akhir tahun lalu, memasuki babak baru. Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) resmi mengambil alih penanganan perkara...

17 Jul 2026

Sorotan Komnas HAM Terhadap Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara dan Dinamika Regulasi Daerah di Indonesia

Sorotan Komnas HAM Terhadap Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara dan Dinamika Regulasi Daerah di Indonesia

JAKARTA — Wacana mengenai kedudukan kelompok minoritas gender di Indonesia kembali menjadi topik diskusi serius di ranah kebijakan publik. Alih-alih berfokus pada isu-isu sensasional, perdebatan kini bergeser ke ranah yang lebih fundamental, yakni mengenai perlindungan hak-hak dasar konstitusional, akses terhadap...

17 Jul 2026

KPAI Ungkap Sembilan Kasus Kekerasan Seksual Anak Diduga Libatkan Aparat

KPAI Ungkap Sembilan Kasus Kekerasan Seksual Anak Diduga Libatkan Aparat

KPAI merilis laporan mengejutkan tentang sembilan kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak oleh aparat polisi. Mendesak investigasi serius dan reformasi ins

15 Jul 2026