Asrama Polisi di Semarang Utara Terbakar Hebat, Bangunan Kini Tinggal Puing

R Revena 07 Sep 2026 1 dilihat 3 menit baca

JAKARTA  – Bencana kebakaran hebat melanda kawasan Asrama Polisi (Aspol) yang berlokasi di wilayah Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah. Kobaran api yang mengamuk dengan cepat menghanguskan deretan rumah dinas yang dihuni oleh para anggota kepolisian beserta keluarga mereka. Pascakejadian, kondisi bangunan bersejarah tersebut luluh lantak dan kini hanya menyisakan puing-puing hitam yang rata dengan tanah.

Peristiwa nahas ini sempat memicu kepanikan luar biasa, tidak hanya bagi para penghuni asrama, tetapi juga warga sipil yang bermukim di permukiman padat penduduk sekitar lokasi kejadian. Angin kencang dan cuaca terik diduga kuat menjadi faktor pendorong yang membuat api menjalar tak terkendali dari satu bangunan ke bangunan lainnya dalam waktu singkat.

Kronologi dan Respons Cepat Armada Pemadam

Api pertama kali dilaporkan terlihat mengepul dari bagian atap salah satu unit rumah di blok tengah asrama. Menyadari bahaya yang mengancam, warga asrama langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri serta barang-barang berharga yang masih bisa dijangkau. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang langsung merespons panggilan darurat dengan menerjunkan belasan unit mobil pemadam beserta puluhan personel ke lokasi kejadian.

Proses pemadaman berlangsung dramatis dan penuh tantangan akibat akses jalan yang cukup sempit menuju lokasi titik api terbesar. Beberapa prioritas penanganan darurat di lapangan meliputi:

  • Evakuasi Penghuni: Memastikan tidak ada anggota keluarga Polri, anak-anak, maupun lansia yang terjebak di dalam bangunan yang terbakar.

  • Penyekatan Area Padat: Menyemprotkan air secara masif ke bangunan di sekeliling area asrama guna memblokir laju rambatan api agar tidak melahap perkampungan warga sipil.

  • Lokalisir Material Mudah Terbakar: Mengamankan tabung gas LPG, jaringan instalasi listrik, serta kendaraan bermotor yang terparkir di sekitar area asrama.

Setelah berjuang selama kurang lebih tiga jam, tim pemadam akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah dan dilanjutkan dengan proses pendinginan (cooling down) untuk mematikan sisa-sisa bara api yang tersembunyi di bawah puing bangunan.

Penyelidikan Tim Inafis dan Penyaluran Bantuan

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden kebakaran Asrama Polisi Semarang Utara tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah mengingat puluhan unit rumah dinas beserta isinya hangus tak bersisa.

Tim Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) dari Polrestabes Semarang telah memasang garis polisi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dugaan awal mengarah pada terjadinya korsleting arus pendek listrik di area plafon rumah yang menjadi titik awal kemunculan api. Kendati demikian, kepolisian masih akan menunggu hasil uji laboratorium forensik untuk memastikan penyebab utama kebakaran secara ilmiah.

Pemerintah Kota Semarang bersama Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) telah mendirikan posko tanggap darurat dan tenda pengungsian sementara di lapangan terdekat. Bantuan berupa pakaian layak, makanan siap saji, selimut, serta pendampingan psikologis mulai disalurkan kepada para personel kepolisian dan keluarga yang terdampak musibah ini.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
R

Ditulis oleh

Revena

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Darurat Kabut Asap! Udara Palangka Raya Sentuh PM2.5 593,4, Bernapas Seharian Setara Isap 27 Batang Rokok

Darurat Kabut Asap! Udara Palangka Raya Sentuh PM2.5 593,4, Bernapas Seharian Setara Isap 27 Batang Rokok

JAKARTA – Kualitas udara di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dilaporkan memasuki fase darurat yang sangat mengkhawatirkan. Berdasarkan data pemantauan kualitas udara terkini, rata-rata konsentrasi polutan partikulat halus atau PM2.5 di kota tersebut melonjak tajam hingga menyentuh angka 593,4 mikrogram...

22 Okt 2026

Penemuan Situs Bangkai Kapal Karam Abad Ke-10 di Perairan Nusantara Mengungkap Kejayaan Jalur Rempah dan Jaringan Perdagangan Antarbenua

Penemuan Situs Bangkai Kapal Karam Abad Ke-10 di Perairan Nusantara Mengungkap Kejayaan Jalur Rempah dan Jaringan Perdagangan Antarbenua

BELITUNG — Tim arkeologi kelautan gabungan kembali mencatatkan penemuan bersejarah berharga tinggi di wilayah perairan Indonesia. Penemuan berupa situs bangkai kapal karam (shipwreck) beserta ribuan komoditas muatannya yang berasal dari era abad ke-10 Masehi tersebut berhasil diidentifikasi di dasar laut...

21 Okt 2026

Penemuan Baru Lukisan Gua Prasejarah di Sulawesi Selatan Mengubah Teori Pemetaan Awal Seni Rupa dan Peradaban Manusia Kuno

Penemuan Baru Lukisan Gua Prasejarah di Sulawesi Selatan Mengubah Teori Pemetaan Awal Seni Rupa dan Peradaban Manusia Kuno

MAROS — Penemuan arkeologi luar biasa kembali memotret sejarah awal peradaban manusia modern di Kepulauan Nusantara. Tim peneliti gabungan arkeologi nasional Indonesia bersama pakar internasional berhasil mengidentifikasi dan memverifikasi penanggalan lukisan dinding gua (rock art) di kawasan karst Maros-Pangkep, Sulawesi...

20 Okt 2026

Penemuan Situs Megalitikum Gunung Tangkil Menggunakan Teknologi Pemindaian Laser Ungkap Peradaban Kuno dan Jalur Perdagangan Kuno di Jawa Barat

Penemuan Situs Megalitikum Gunung Tangkil Menggunakan Teknologi Pemindaian Laser Ungkap Peradaban Kuno dan Jalur Perdagangan Kuno di Jawa Barat

SUKABUMI — Dunia arkeologi dan sejarah Indonesia kembali dikejutkan oleh penemuan situs megalitikum baru yang berada di kawasan Gunung Tangkil, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Penemuan berharga ini berhasil diungkap berkat kolaborasi riset antara tim peneliti arkeologi Badan Riset dan Inovasi...

19 Okt 2026