Terbaru
Kecintaan Gen Z Terhadap Kopi Geser Tren Nongkrong Antara Estetika Ruang Coffee Shop dan Kepraktisan Kopi Keliling Kejutan Besar Rilis Poster Timnas MLBB Indonesia Mengusung Komposisi Penuh Penggawa Alter Ego untuk Kejuaraan Internasional 2026 Dinosaurus Raksasa Spesies Baru Ditemukan di Thailand Industri Game 2026 Makin Panas, Game Open World dan Esports Jadi Tren Terbesar Tahun Ini Sekolah di Indonesia Mulai Terapkan Kecerdasan Buatan, Sistem Pembelajaran Digital Jadi Tren Baru Pendidikan Iran Luncurkan Asuransi Selat Hormuz Pakai Bitcoin, Targetkan Pendapatan Rp176 Triliun per Tahun Polisi Bongkar Dugaan Markas Scam Internasional di Bali, Puluhan WNA Diamankan Solidaritas Lintas Negara di Panggung MPL PH Rasa Hormat Mendalam Penggawa ONIC PH Menggunakan Pita Hitam Guna Mengenang Kepergian Ayahanda Kelra Kecintaan Gen Z Terhadap Kopi Geser Tren Nongkrong Antara Estetika Ruang Coffee Shop dan Kepraktisan Kopi Keliling Kejutan Besar Rilis Poster Timnas MLBB Indonesia Mengusung Komposisi Penuh Penggawa Alter Ego untuk Kejuaraan Internasional 2026 Dinosaurus Raksasa Spesies Baru Ditemukan di Thailand Industri Game 2026 Makin Panas, Game Open World dan Esports Jadi Tren Terbesar Tahun Ini Sekolah di Indonesia Mulai Terapkan Kecerdasan Buatan, Sistem Pembelajaran Digital Jadi Tren Baru Pendidikan Iran Luncurkan Asuransi Selat Hormuz Pakai Bitcoin, Targetkan Pendapatan Rp176 Triliun per Tahun Polisi Bongkar Dugaan Markas Scam Internasional di Bali, Puluhan WNA Diamankan Solidaritas Lintas Negara di Panggung MPL PH Rasa Hormat Mendalam Penggawa ONIC PH Menggunakan Pita Hitam Guna Mengenang Kepergian Ayahanda Kelra

Dinosaurus Raksasa Spesies Baru Ditemukan di Thailand

S Syakira Eliana 19 Mei 2026 3 dilihat 3 menit baca

Penemuan luar biasa dari Asia Tenggara kembali memperkaya pemahaman ilmuwan tentang dunia prasejarah. Tim paleontolog internasional mengumumkan identifikasi spesies dinosaurus baru berukuran raksasa yang ditemukan di wilayah timur laut Thailand.

Spesies tersebut diberi nama Phuwiangosaurus kalasinensis, merujuk pada Provinsi Kalasin, lokasi tempat fosil-fosilnya ditemukan. Penemuan ini menegaskan bahwa wilayah yang kini menjadi Thailand pernah menjadi rumah bagi hewan darat terbesar yang pernah hidup di Bumi.

Dinosaurus ini termasuk dalam kelompok Titanosauria, yaitu dinosaurus herbivora berkaki empat dengan tubuh kolosal, leher panjang, dan ekor yang menjulur seperti cambuk. Kelompok ini dikenal sebagai salah satu garis keturunan dinosaurus terbesar dalam sejarah evolusi.

Berdasarkan analisis terhadap tulang paha dan beberapa ruas tulang belakang yang ditemukan dalam kondisi cukup baik, para ilmuwan memperkirakan makhluk ini memiliki panjang sekitar 25 hingga 28 meter. Bobotnya diperkirakan mencapai 30 sampai 35 ton, setara dengan beberapa gajah Afrika dewasa digabungkan dalam satu tubuh raksasa.

Makhluk ini diperkirakan hidup pada periode Kretaseus Awal, sekitar 120 hingga 130 juta tahun lalu, ketika benua-benua masih memiliki konfigurasi yang sangat berbeda dari dunia modern.

Fosil tersebut ditemukan di Formasi Phu Kradung, salah satu kawasan geologi paling penting di Thailand untuk penelitian paleontologi. Proses penggalian berlangsung hampir dua tahun karena tulang-tulang raksasa itu tertanam di lapisan batuan yang keras dan rapat.

Setelah berhasil diekstraksi, fosil dianalisis menggunakan pemindaian tiga dimensi dan dibandingkan dengan struktur anatomi titanosaur dari berbagai belahan dunia.

Menurut peneliti, salah satu ciri paling menarik dari spesies ini adalah struktur tulang belakang yang mengandung rongga udara internal. Adaptasi tersebut membuat kerangka tetap kuat, tetapi lebih ringan, memungkinkan tubuh raksasa itu bergerak dengan efisien.

Temuan ini menunjukkan bagaimana evolusi menciptakan solusi biologis yang elegan untuk menopang massa tubuh yang sangat besar. Penemuan Phuwiangosaurus kalasinensis juga memiliki arti penting bagi sejarah geologi Asia Tenggara. Selama ini, penemuan dinosaurus raksasa lebih sering dikaitkan dengan Argentina, China, dan beberapa wilayah di Amerika Utara. Thailand kini semakin diakui sebagai salah satu pusat penting untuk memahami evolusi dinosaurus di Asia.

Pada masa Kretaseus, wilayah Thailand diperkirakan berupa dataran luas dengan sungai besar, rawa, dan vegetasi lebat yang didominasi pakis serta tumbuhan purba lainnya. Lanskap tersebut menyediakan sumber makanan berlimpah bagi herbivora berukuran raksasa.

Bayangkan seekor hewan setinggi gedung bertingkat rendah berjalan perlahan di antara hutan hijau purba, memakan dedaunan dalam jumlah ratusan kilogram setiap hari. Penemuan ini membantu para ilmuwan merekonstruksi gambaran ekosistem yang pernah berkembang jutaan tahun sebelum manusia hadir.

Selain nilai ilmiahnya, temuan ini juga memperkuat peran Thailand dalam dunia paleontologi internasional. Fosil asli kini disimpan dan dikonservasi di Sirindhorn Museum, museum yang menjadi pusat penelitian dan edukasi dinosaurus di negara tersebut.

Replika ukuran penuh direncanakan untuk dipamerkan kepada publik, memberi kesempatan bagi pengunjung untuk berdiri di bawah bayangan salah satu makhluk terbesar yang pernah menginjak Bumi. Para ilmuwan berharap penelitian lanjutan dapat mengungkap lebih banyak informasi tentang pola pertumbuhan, kebiasaan makan, dan hubungan evolusi spesies ini dengan titanosaur lain di seluruh dunia.

Setiap fosil adalah pesan yang dikirim dari masa yang nyaris tak terbayangkan. Potongan tulang yang terkubur jutaan tahun di bawah batuan Thailand kini menceritakan kisah tentang dunia yang dipenuhi raksasa, sungai purba, dan hutan yang tidak lagi ada.

Penemuan Phuwiangosaurus kalasinensis membuktikan bahwa Asia Tenggara menyimpan bab penting dalam sejarah kehidupan di Bumi. Dan di bawah lapisan tanah yang tenang, masih mungkin tersembunyi makhluk-makhluk lain yang menunggu untuk kembali diperkenalkan kepada dunia.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
S

Ditulis oleh

Syakira Eliana

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait