FAKTA SEJARAH, Umat Manusia Berhasil Memotret Wujud Lubang Hitam untuk Pertama Kalinya

J Jall 13 Sep 2026 0 dilihat 3 menit baca

Berikut adalah laporan jurnalistik dari salah satu penemuan paling monumental dalam sejarah sains modern yang benar-benar terjadi. Penemuan ini sempat dianggap mustahil oleh para ilmuwan selama berpuluh-puluh tahun.

 

FAKTA SEJARAH: Umat Manusia Berhasil Memotret Wujud Lubang Hitam untuk Pertama Kalinya

WASHINGTON D.C. / BRUSSEL – Apa yang dulu dianggap sebagai fiksi ilmiah kini menjadi kenyataan. Sebuah kolaborasi astronomi global secara resmi merilis gambar pertama dari sebuah lubang hitam (black hole), membuktikan secara visual keberadaan objek paling misterius di alam semesta sekaligus mengonfirmasi Teori Relativitas Umum Albert Einstein yang dicetuskan lebih dari seabad lalu.

 

Gambar bersejarah ini diungkap ke publik pada 10 April 2019 oleh tim ilmuwan dari Event Horizon Telescope (EHT). Objek yang berhasil difoto adalah sebuah lubang hitam supermasif yang bersembunyi di pusat galaksi raksasa bernama Messier 87 (M87).

 

Fakta-Fakta Mencengangkan di Balik Penemuan Ini:

 

  • Ukuran Raksasa: Lubang hitam di galaksi M87 ini berjarak 55 juta tahun cahaya dari Bumi dan memiliki massa sekitar 6,5 miliar kali lipat lebih besar dari Matahari kita. Ilmuwan menyebutnya sebagai "monster kosmik" sesungguhnya.

  • Teleskop Seukuran Bumi: Untuk memotret lubang hitam ini, ilmuwan tidak menggunakan satu teleskop biasa. Mereka menyinkronkan jaringan 8 teleskop radio observatorium yang tersebar di seluruh dunia (mulai dari Antartika, Chile, Meksiko, Hawaii, hingga Spanyol). Teknik ini secara efektif menciptakan teleskop virtual raksasa seukuran planet Bumi.

  • Apa yang Terlihat di Gambar? Karena lubang hitam memiliki gravitasi yang begitu kuat hingga cahaya pun tidak bisa lepas darinya, wujud asli lubang hitam itu sendiri berwarna gelap pekat. Gambar yang dirilis memperlihatkan sebuah cincin cahaya asimetris berwarna oranye kemerahan—yang merupakan piringan gas super panas dan plasma yang tersedot masuk pada kecepatan mendekati cahaya—mengelilingi wilayah bundar gelap yang dikenal sebagai "bayangan" atau event horizon (cakrawala peristiwa).

  • Keberhasilan Algoritma: Data yang dikumpulkan oleh ke-8 teleskop tersebut sangat besar (mencapai 5 Petabyte atau 5 juta Gigabyte) sehingga tidak bisa dikirim lewat internet. Hard drive berisi data tersebut harus diterbangkan secara fisik menggunakan pesawat ke pusat superkomputer di AS dan Jerman. Seorang ilmuwan komputer muda, Dr. Katie Bouman, memimpin pengembangan algoritma krusial yang berhasil menyatukan kepingan data raksasa tersebut menjadi satu gambar utuh.

"Kita telah melihat apa yang sebelumnya kita pikir tidak dapat dilihat. Kita telah melihat dan memotret sebuah lubang hitam," ungkap Sheperd Doeleman, Direktur Proyek EHT dari Universitas Harvard, saat momen pengumuman tersebut.

Gambar yang tampak seperti "cincin api" atau "donat bercahaya" ini kini menjadi salah satu foto paling ikonik dalam sejarah sains. Penemuan ini membuka jendela baru untuk memahami bagaimana lubang hitam menelan materi dan bagaimana galaksi-galaksi raksasa di alam semesta terbentuk.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
J

Ditulis oleh

Jall

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

FAKTA SEJARAH, Suara Paling Keras di Bumi, Letusan Gunung Krakatau 1883 Mengubah Iklim Global dan Menghapus Ribuan Nyawa

FAKTA SEJARAH, Suara Paling Keras di Bumi, Letusan Gunung Krakatau 1883 Mengubah Iklim Global dan Menghapus Ribuan Nyawa

SELAT SUNDA, HINDIA BELANDA – Pada akhir abad ke-19, dunia menyaksikan salah satu bencana alam paling mematikan dan terdahsyat dalam sejarah peradaban modern. Tepatnya pada tanggal 26 hingga 27 Agustus 1883, Gunung Krakatau—sebuah pulau vulkanik yang terletak di perairan Selat...

13 Sep 2026

Fakta Sejarah, NASA Resmi Rilis Citra Terdalam Alam Semesta dari Teleskop Luar Angkasa James Webb

Fakta Sejarah, NASA Resmi Rilis Citra Terdalam Alam Semesta dari Teleskop Luar Angkasa James Webb

WASHINGTON D.C. – Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), berkolaborasi dengan Badan Antariksa Eropa (ESA) dan Badan Antariksa Kanada (CSA), telah mencetak sejarah baru dalam dunia astronomi. Secara resmi, mereka merilis kumpulan citra penuh warna pertama dari Teleskop Luar Angkasa James...

12 Sep 2026

Gempa Deep-Focus M 5,9 Guncang Perairan Kepulauan Seribu, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Deep-Focus M 5,9 Guncang Perairan Kepulauan Seribu, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

JAKARTA  – Perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, diguncang gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,9 pada Sabtu (12/9/2026) dini hari pukul 04.23 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa guncangan yang terjadi di kedalaman sangat dalam ( deep focus earthquake...

12 Sep 2026

FAKTA SEJARAH, Penemuan Arkeologi Terbesar Abad Ke-20, Makam Firaun Tutankhamun Ditemukan Utuh Berlapis Emas di Lembah Para Raja

FAKTA SEJARAH, Penemuan Arkeologi Terbesar Abad Ke-20, Makam Firaun Tutankhamun Ditemukan Utuh Berlapis Emas di Lembah Para Raja

LUXOR, MESIR – Sejarah arkeologi dunia mencatat salah satu momen penemuan paling spektakuler dan dramatis yang pernah terjadi. Pada bulan November 1922, seorang arkeolog dan ahli ilmu Mesir kuno (Egyptologist) asal Inggris, Howard Carter, bersama timnya berhasil menemukan pintu masuk...

12 Sep 2026