Festival UMKM Digital dan Inovasi Hijau 2026 Resmi Ditutup, Catatkan Transaksi Memuaskan

S Sipa 21 Jun 2026 4 dilihat 3 menit baca

BEKASI – Gelaran akbar Festival UMKM Digital dan Inovasi Hijau 2026 yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut resmi ditutup pada hari ini, Minggu (21/6/2026). Acara tahunan yang menjadi barometer kebangkitan ekonomi kreatif dan teknologi berkelanjutan ini sukses mencatatkan total nilai transaksi yang memuaskan dan melampaui target yang ditetapkan pihak panitia.

Sejak dibuka pada Jumat (19/6) lalu, festival yang mengusung tema "Melangkah Maju dengan Teknologi Berkelanjutan" ini berhasil menyedot perhatian puluhan ribu pengunjung. Lokasi pameran dipadati oleh masyarakat yang antusias melihat langsung transformasi produk lokal yang kini lebih melek digital dan ramah lingkungan.

Kilas Balik Capaian Festival

Berdasarkan data sementara yang dihimpun oleh pihak panitia hingga Minggu sore, festival tahun ini berhasil mencatatkan pencapaian luar biasa:

Indikator Keberhasilan Capaian Festival 2026
Total Pengunjung Lebih dari 55.000 orang (Daring & Luring)
Jumlah Tenant UMKM 250+ Pelaku Usaha dan Startup Inovatif
Estimasi Perputaran Uang Naik 25% dibandingkan tahun lalu
Kemitraan Baru 45 Kesepakatan Bisnis (MoU) antara UMKM dan Investor

Dorong Digitalisasi dan Transisi Hijau

Ketua Panitia Penyelenggara, Budi Santoso, dalam pidato penutupannya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa hasil transaksi yang memuaskan ini adalah bukti nyata bahwa pasar domestik sangat mengapresiasi produk yang memiliki nilai tambah (value-added), terutama yang menerapkan konsep ramah lingkungan.

"Kami tidak hanya melihat angka transaksi yang memuaskan, tetapi yang lebih penting adalah terciptanya ekosistem baru. Di sini, UMKM kita membuktikan bahwa mereka mampu mengadopsi teknologi digital seperti kecerdasan buatan (AI) untuk operasional, sekaligus menjaga bumi dengan kemasan dan bahan baku yang sustainable," ujar Budi saat ditemui di lokasi acara, Minggu (21/6).

Selain pameran produk, hari terakhir festival ini juga diisi dengan agenda krusial, yaitu Investment Matchmaking. Agenda ini mempertemukan para pelaku UMKM potensial dengan investor skala nasional dan regional untuk pendanaan hijau (green financing).

Respons Positif Pengunjung dan Pelaku Usaha

Kesuksesan acara ini juga dirasakan langsung oleh para pelaku usaha yang terlibat. Amalia, pemilik startup mode ramah lingkungan berbasis serat nanas, mengaku kewalahan menerima pesanan selama festival berlangsung.

"Tahun ini luar biasa. Pembayaran digital yang terintegrasi membuat transaksi sangat cepat. Selain penjualan ritel yang habis, kami juga mendapatkan tiga calon mitra distributor besar untuk kontrak jangka panjang," ungkap Amalia dengan sumringah.

Dengan resmi ditutupnya Festival UMKM Digital dan Inovasi Hijau 2026, pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan berharap para pelaku usaha tidak cepat berpuas diri. Momentum ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi UMKM lokal untuk terus berinovasi dan naik kelas, sehingga mampu menjadi tulang punggung perekonomian yang tangguh di masa depan.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
S

Ditulis oleh

Sipa

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Kino Indonesia: Mengukuhkan Jejak Lewat Inovasi dan Kualitas Produk

Kino Indonesia: Mengukuhkan Jejak Lewat Inovasi dan Kualitas Produk

Kino Indonesia terus mengukuhkan posisinya di pasar domestik dengan beragam produk berkualitas, inovasi berkelanjutan, dan komitmen terhadap dampak positif bagi

30 Okt 2026

Dinamika Pasar Komoditas Harga Emas Antam Terkoreksi Rp11.000 ke Level Rp2.559.000 per Gram di Tengah Penyesuaian Tarif Listrik dan Fluktuasi Rupiah

Dinamika Pasar Komoditas Harga Emas Antam Terkoreksi Rp11.000 ke Level Rp2.559.000 per Gram di Tengah Penyesuaian Tarif Listrik dan Fluktuasi Rupiah

JAKARTA, 29 OKTOBER 2026 — Pasar komoditas domestik hari ini mencatatkan pergerakan dinamis seiring penyesuaian indikator-indikator ekonomi makro. Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami koreksi tipis sebesar Rp11.000 per gram. Penurunan ini menempatkan emas berada di...

29 Okt 2026

Bursa Asia Bersiap Menguat, IPO Anthropic Kembali Bangkitkan Minat Investor terhadap AI

Bursa Asia Bersiap Menguat, IPO Anthropic Kembali Bangkitkan Minat Investor terhadap AI

Bursa saham Asia diperkirakan bergerak menguat pada perdagangan Selasa, 27 Oktober 2026, mengikuti tren positif di Wall Street setelah pengajuan dokumen penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) Anthropic PBC kembali menarik perhatian investor terhadap industri kecerdasan buatan...

27 Okt 2026

Bitcoin Turun di Bawah US$80.000, Investor Kembali Mencermati Tren AI

Bitcoin Turun di Bawah US$80.000, Investor Kembali Mencermati Tren AI

Harga Bitcoin kembali melemah hingga turun di bawah level US$80.000 pada perdagangan Senin, 26 Oktober 2026. Pelemahan tersebut terjadi ketika perhatian investor mulai beralih ke kebangkitan saham-saham berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), menjelang pengumuman kinerja keuangan sejumlah perusahaan...

27 Okt 2026