Israel Kerahkan Polisi ke Al-Aqsa Selama Ramadan, Warga Palestina Dibatasi
Yerusalem — Otoritas Israel mengerahkan ribuan personel kepolisian tambahan di sekitar kompleks Masjid Al-Aqsa selama bulan suci Ramadan. Langkah ini disertai pembatasan akses bagi warga Palestina yang ingin menunaikan ibadah di lokasi tersebut.
Polisi Israel menyatakan pengerahan aparat dilakukan untuk menjaga keamanan dan mengantisipasi potensi kericuhan, mengingat Ramadan kerap menjadi periode sensitif di kawasan itu. Pemeriksaan identitas diperketat di sejumlah pintu masuk Kota Tua Jerusalem, serta diberlakukan pembatasan usia bagi jemaah dari Tepi Barat.
Di sisi lain, otoritas Palestina mengecam kebijakan tersebut dan menilai pembatasan itu sebagai bentuk penghalangan kebebasan beribadah. Kompleks Al-Aqsa sendiri merupakan salah satu situs paling sensitif dalam konflik Israel–Palestina karena memiliki nilai religius dan politik yang tinggi.
Situasi keamanan di Yerusalem diperkirakan akan terus dipantau ketat sepanjang Ramadan guna mencegah eskalasi ketegangan di wilayah tersebut.