Jalan Tendean Ditutup Sementara Usai Truk Tabrak JPO, Lalu Lintas Sempat Lumpuh

S Syakira Eliana 19 Jul 2026 0 dilihat 3 menit baca

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, mengalami gangguan pada Selasa setelah sebuah truk menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Benturan tersebut mengakibatkan struktur jembatan mengalami kerusakan sehingga pemerintah bersama aparat kepolisian memutuskan menutup sementara ruas jalan demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Penutupan dilakukan untuk memberikan ruang bagi petugas melakukan pemeriksaan kondisi konstruksi serta proses pembongkaran bagian JPO yang dinilai membahayakan apabila tetap dibiarkan berada di atas badan jalan. Akibatnya, arus kendaraan di salah satu jalur utama penghubung kawasan bisnis Jakarta Selatan itu sempat mengalami kemacetan panjang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, truk yang terlibat dalam insiden tersebut diketahui sedang melintas menuju kawasan Kejaksaan Agung. Saat melintasi Jalan Kapten Tendean, bagian atas kendaraan diduga menghantam struktur bawah JPO hingga menyebabkan sejumlah komponen mengalami kerusakan. Benturan yang cukup keras membuat petugas segera mensterilkan area untuk menghindari risiko runtuhnya bagian jembatan.

Tidak lama setelah kejadian, personel kepolisian bersama Dinas Perhubungan, petugas pemadam kebakaran, dan tim teknis langsung mendatangi lokasi. Mereka memasang garis pengaman di sekitar JPO sekaligus mengalihkan arus lalu lintas agar proses penanganan dapat dilakukan dengan aman.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi konstruksi jembatan. Hasil pengecekan menunjukkan adanya kerusakan pada beberapa bagian struktur sehingga diperlukan pembongkaran untuk mencegah potensi bahaya bagi pengguna jalan maupun pejalan kaki.

Selama proses penanganan berlangsung, Jalan Kapten Tendean ditutup sementara. Kendaraan yang datang dari berbagai arah dialihkan menuju jalur alternatif melalui sejumlah ruas jalan di sekitar Mampang, Gatot Subroto, hingga kawasan Kuningan. Rekayasa lalu lintas tersebut menyebabkan kepadatan kendaraan di sejumlah titik karena volume kendaraan yang cukup tinggi pada jam sibuk.

Kemacetan bahkan sempat mengular hingga beberapa kilometer. Banyak pengendara harus menghabiskan waktu lebih lama untuk mencapai tujuan akibat perlambatan arus lalu lintas. Petugas kepolisian terus mengatur kendaraan di berbagai persimpangan guna mengurangi kepadatan dan memastikan proses pengalihan arus berjalan lancar.

Selain mengatur lalu lintas, petugas juga melakukan evakuasi terhadap truk yang terlibat dalam kecelakaan. Kendaraan tersebut dipindahkan dari lokasi menggunakan alat berat agar tidak menghambat proses pembongkaran JPO maupun arus kendaraan di sekitar lokasi.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena Jalan Kapten Tendean merupakan salah satu koridor penting di Jakarta Selatan yang setiap harinya dilalui ribuan kendaraan. Penutupan jalan, meski hanya bersifat sementara, berdampak pada mobilitas pekerja, angkutan umum, hingga distribusi logistik yang melewati kawasan tersebut.

Pengamat transportasi menilai kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kepatuhan terhadap aturan mengenai dimensi dan tinggi kendaraan. Truk dengan muatan atau tinggi yang melebihi batas berpotensi membahayakan infrastruktur jalan, terutama saat melintasi jembatan penyeberangan, underpass, maupun fasilitas publik lainnya.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga diharapkan melakukan evaluasi terhadap sistem pengawasan kendaraan berat yang beroperasi di wilayah perkotaan. Pemeriksaan dimensi kendaraan, pemasangan rambu batas tinggi yang lebih jelas, serta pengawasan terhadap kendaraan logistik dinilai dapat mengurangi risiko terjadinya insiden serupa di masa mendatang.

Hingga berita ini ditulis, proses pembongkaran JPO masih berlangsung dan petugas terus melakukan pengamanan di sekitar lokasi. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk menghindari ruas Jalan Kapten Tendean sementara waktu dan menggunakan jalur alternatif hingga proses perbaikan selesai dilakukan.

Masyarakat juga diminta untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan serta memperbarui informasi mengenai rekayasa lalu lintas melalui kanal resmi pemerintah dan kepolisian. Dengan koordinasi yang baik antara petugas dan pengguna jalan, diharapkan kondisi lalu lintas di kawasan Jakarta Selatan dapat kembali normal setelah proses penanganan infrastruktur selesai dilaksanakan.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
S

Ditulis oleh

Syakira Eliana

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Mencekam! Kapal Feri Bawa 267 Orang Terbalik di Siprus Utara, 6 Tewas dalam Tragedi Maritim

Mencekam! Kapal Feri Bawa 267 Orang Terbalik di Siprus Utara, 6 Tewas dalam Tragedi Maritim

JAKARTA – Tragedi maritim yang memilukan kembali terjadi di perairan Laut Mediterania. Sebuah kapal feri penumpang yang membawa total 267 orang, terdiri dari penumpang sipil dan anak buah kapal (ABK), dilaporkan terbalik dan tenggelam di lepas pantai Siprus Utara. Insiden...

31 Agu 2026

Kabut Asap Makin Pekat, Penanganan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan Ditingkatkan Jambi dan Bulungan Berlakukan PJJ

Kabut Asap Makin Pekat, Penanganan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan Ditingkatkan Jambi dan Bulungan Berlakukan PJJ

JAKARTA, 31 Agustus 2026 – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terus meluas di sejumlah wilayah Pulau Sumatera dan Kalimantan memaksa pemerintah pusat dan daerah meningkatkan status siaga serta memperketat langkah penanganan di lapangan. Tingginya intensitas titik panas ( hotspot...

31 Agu 2026

Jepang Kirim 600 Personel dan 3 Helikopter CH-47 ke Indonesia untuk Tangani Karhutla Kalimantan

Jepang Kirim 600 Personel dan 3 Helikopter CH-47 ke Indonesia untuk Tangani Karhutla Kalimantan

JAKARTA — Pemerintah Jepang akan mengerahkan bantuan untuk membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan. Bantuan tersebut menjadi bagian dari operasi bantuan darurat internasional setelah Pemerintah Indonesia meminta dukungan Jepang untuk menghadapi kebakaran...

30 Agu 2026

Pasca-Aksi Hingga Dini Hari, Petugas Gabungan Sterilkan Fasilitas Publik dari Slipi hingga Petamburan

Pasca-Aksi Hingga Dini Hari, Petugas Gabungan Sterilkan Fasilitas Publik dari Slipi hingga Petamburan

JAKARTA — Ratusan petugas gabungan yang terdiri dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), serta aparat kepolisian bergerak cepat mengondisikan dan membersihkan kawasan Slipi hingga Petamburan, Jakarta Barat, pada Jumat (28/8/2026) pagi. Langkah pembersihan...

28 Agu 2026