Aktivitas TPA Cipayung Depok Kembali Normal Pasca Kebakaran

F Fajar 17 Jul 2026 0 dilihat 3 menit baca

Depok, 17 Juli 2026 – Aktivitas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, kembali normal setelah kebakaran yang melanda lokasi tersebut pada Kamis (16/7) malam. Kobaran api yang menghanguskan dua unit truk dan sejumlah material sampah kini telah berhasil dipadamkan. Pantauan di lokasi pada Jumat (17/7) pagi menunjukkan tidak ada lagi mobil pemadam kebakaran yang bersiaga di sekitar TPA dan aktivitas pengangkutan sampah sudah berjalan seperti biasa.

Kebakaran di TPA Cipayung pertama kali dilaporkan terjadi pada Kamis (16/7) sekitar pukul 19.30 WIB. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, mengungkapkan bahwa titik api diduga berasal dari timbunan bawah sampah. "Kejadiannya kalau tadi menurut informasi jam 19.30, ya. Dari bawah kayaknya (titik api)," ujar Reni kepada wartawan, Kamis (16/7).

Begitu menerima laporan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok segera mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran dan 24 personel ke lokasi. Kepala Bidang Pengendalian Operasional DPKP Kota Depok, Tessy, mengatakan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB, kurang dari satu jam setelah pertama kali muncul. Proses pemadaman berlangsung cepat sehingga api tidak sempat meluas ke area lain di TPA.

DLHK Kota Depok mengklaim kebakaran berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari satu jam. "Sudah sangat kondusif. Semalam pun api dapat dipadamkan dalam waktu kurang dari 1 jam, sehingga dampaknya tidak meluas," ujar Reni saat dihubungi Kompas.com melalui pesan singkat, Jumat (17/7). Proses pemadaman juga tidak memerlukan penggunaan cairan khusus meski kebakaran terjadi di area tumpukan sampah.

Peristiwa kebakaran ini mengakibatkan dua unit truk hangus terbakar. Selain itu, satu kendaraan operasional milik DLHK juga terdampak paparan panas, namun kondisinya masih bisa dioperasikan dan masih dalam perlindungan asuransi sehingga dapat diperbaiki. DPKP Kota Depok memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. "Dalam proses operasi pemadaman tidak ada (korban)," tutur Tessy.

Pantauan di lokasi pada Jumat (17/7) pukul 09.00 WIB menunjukkan kondisi TPA Cipayung telah kembali normal. Tidak terlihat lagi mobil pemadam kebakaran di sekitar lokasi. Sejumlah truk dan gerobak pengangkut sampah tampak mengantre untuk membuang muatan mereka di TPA Cipayung. Alat berat yang ada di TPA juga sudah kembali beroperasi untuk memindahkan sampah ke bagian atas TPA. Dari kejauhan, tampak alat berat beroperasi memindahkan tumpukan sampah ke area yang lebih tinggi guna menata kembali lokasi pembuangan.

Di dalam TPA, tumpukan sampah yang sebelumnya terbakar kini berubah menjadi abu berwarna kehitaman. Bau hangus masih tercium di beberapa titik meski kondisi lokasi secara umum dinyatakan aman untuk kegiatan operasional. Warga di sekitar TPA Cipayung juga terlihat beraktivitas normal dan tidak lagi merasakan gangguan asap maupun dampak lain akibat kebakaran.

Meski aktivitas telah kembali normal, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam proses investigasi. Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat langkah mitigasi dan pencegahan agar insiden serupa tidak kembali terjadi. "Kami akan terus berkolaborasi dengan perangkat daerah terkait untuk memperkuat upaya mitigasi dan pencegahan kebakaran di TPA Cipayung," ujar Reni.

Sebagai langkah pencegahan, DLHK Kota Depok kini melakukan penyiraman rutin di area TPA Cipayung sebanyak dua kali sehari. "Rutin penyiraman sehari dua kali," kata Reni. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga kelembapan tumpukan sampah sehingga risiko munculnya kebakaran kembali dapat ditekan. Selain itu, Pemerintah Kota Depok juga memperketat pengamanan di TPA Cipayung dengan menerapkan patroli 24 jam serta larangan merokok bagi seluruh orang yang berada di kawasan TPA.

TPA Cipayung diketahui masih mengalami kelebihan kapasitas dengan sekitar 2,9 juta ton sampah dan menerima 900 hingga 1.000 ton sampah setiap hari. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan jangka panjang yang terus disiapkan oleh pemerintah kota.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
F

Ditulis oleh

Fajar

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Mencekam! Kapal Feri Bawa 267 Orang Terbalik di Siprus Utara, 6 Tewas dalam Tragedi Maritim

Mencekam! Kapal Feri Bawa 267 Orang Terbalik di Siprus Utara, 6 Tewas dalam Tragedi Maritim

JAKARTA – Tragedi maritim yang memilukan kembali terjadi di perairan Laut Mediterania. Sebuah kapal feri penumpang yang membawa total 267 orang, terdiri dari penumpang sipil dan anak buah kapal (ABK), dilaporkan terbalik dan tenggelam di lepas pantai Siprus Utara. Insiden...

31 Agu 2026

Kabut Asap Makin Pekat, Penanganan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan Ditingkatkan Jambi dan Bulungan Berlakukan PJJ

Kabut Asap Makin Pekat, Penanganan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan Ditingkatkan Jambi dan Bulungan Berlakukan PJJ

JAKARTA, 31 Agustus 2026 – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terus meluas di sejumlah wilayah Pulau Sumatera dan Kalimantan memaksa pemerintah pusat dan daerah meningkatkan status siaga serta memperketat langkah penanganan di lapangan. Tingginya intensitas titik panas ( hotspot...

31 Agu 2026

Jepang Kirim 600 Personel dan 3 Helikopter CH-47 ke Indonesia untuk Tangani Karhutla Kalimantan

Jepang Kirim 600 Personel dan 3 Helikopter CH-47 ke Indonesia untuk Tangani Karhutla Kalimantan

JAKARTA — Pemerintah Jepang akan mengerahkan bantuan untuk membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan. Bantuan tersebut menjadi bagian dari operasi bantuan darurat internasional setelah Pemerintah Indonesia meminta dukungan Jepang untuk menghadapi kebakaran...

30 Agu 2026

Pasca-Aksi Hingga Dini Hari, Petugas Gabungan Sterilkan Fasilitas Publik dari Slipi hingga Petamburan

Pasca-Aksi Hingga Dini Hari, Petugas Gabungan Sterilkan Fasilitas Publik dari Slipi hingga Petamburan

JAKARTA — Ratusan petugas gabungan yang terdiri dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), serta aparat kepolisian bergerak cepat mengondisikan dan membersihkan kawasan Slipi hingga Petamburan, Jakarta Barat, pada Jumat (28/8/2026) pagi. Langkah pembersihan...

28 Agu 2026