Pidato Kenegaraan 2026, Presiden Sampaikan Capaian Ekonomi dan Visi Indonesia Emas 2045

S Sipa 15 Agu 2026 0 dilihat 3 menit baca

JAKARTA — Presiden Republik Indonesia menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam rangka penyampaian laporan kinerja lembaga-lembaga negara dan Pidato dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Sabtu (15/8/2026). Dalam pidato yang berlangsung khidmat di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Presiden memaparkan sejumlah capaian solid di bidang ekonomi serta menegaskan peta jalan strategis menuju Visi Indonesia Emas 2045.

 

Mengenakan pakaian adat nusantara yang sarat makna kebhinekaan, Presiden membuka pidatonya dengan apresiasi terhadap daya tahan bangsa Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian global. Di tengah gejolak geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia, Indonesia berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang stabil di atas angka 5 persen sepanjang tahun 2025 hingga pertengahan 2026.

 

"Alhamdulillah, fundamental ekonomi kita terbukti tangguh. Saat banyak negara maju berguguran ke jurang resesi, kita mampu menjaga pertumbuhan ekonomi secara konsisten, menekan angka inflasi di batas aman, dan mencetak surplus neraca perdagangan yang berkelanjutan," tegas Presiden di hadapan para anggota dewan, menteri Kabinet, serta tamu undangan negara sahabat.

 

Presiden menekankan bahwa capaian ini tidak lepas dari keberanian pemerintah untuk konsisten menjalankan kebijakan hilirisasi industri. Penghentian ekspor bahan mentah yang dimulai dari nikel, kini telah sukses diperluas ke komoditas tembaga, bauksit, hingga hasil laut dan pertanian. Kebijakan ini dinilai telah menciptakan ratusan ribu lapangan kerja baru, mendongkrak nilai tambah ekspor, serta mendorong pemerataan ekonomi di luar Pulau Jawa.

 

Lebih lanjut, pidato bergeser pada fondasi masa depan, yakni Visi Indonesia Emas 2045. Tepat pada perayaan 100 tahun kemerdekaan nanti, Indonesia ditargetkan telah keluar dari jebakan kelas menengah (middle-income trap) dan menjelma menjadi salah satu dari lima kekuatan ekonomi terbesar di dunia.

 

Untuk mencapai target ambisius tersebut, Presiden menggarisbawahi tiga pilar utama yang menjadi fokus Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ke depan. Pertama, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Pemerintah menargetkan penghapusan stunting secara total dan transformasi sistem pendidikan yang berfokus pada penguasaan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta kecerdasan buatan (AI).

 

Kedua, transisi menuju Ekonomi Hijau (Green Economy). Presiden menegaskan komitmen Indonesia dalam mempercepat bauran energi baru terbarukan (EBT) dan mendorong ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir. Ketiga, percepatan digitalisasi dan pemerataan infrastruktur, yang salah satu simbol utamanya adalah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

 

"Ibu Kota Nusantara bukan sekadar memindahkan gedung pemerintahan. IKN adalah simbol pergeseran paradigma, dari Jawa-sentris menjadi Indonesia-sentris. Ini adalah wujud nyata pemerataan pembangunan, ruang inkubasi inovasi, dan etalase kota hijau yang akan menjadi kebanggaan kita di mata dunia," urai Presiden, yang disambut gemuruh tepuk tangan peserta sidang.

 

Menutup pidatonya, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa—mulai dari elite politik, tokoh agama, hingga generasi muda—untuk terus merawat persatuan dan semangat gotong royong. Mengingat tahun 2026 juga merupakan tahun politik yang krusial dengan digelarnya Pilkada Serentak, Kepala Negara mengingatkan agar pesta demokrasi tidak merusak kohesi sosial dan harmoni kebangsaan.

 

"Mari kita jadikan peringatan kemerdekaan ke-81 ini sebagai momentum pijakan untuk melompat lebih tinggi. Perbedaan pilihan politik adalah keniscayaan dalam demokrasi, namun persatuan dan kemajuan Indonesia adalah tujuan mutlak yang tidak bisa ditawar," pungkas Presiden. Pidato kenegaraan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian puncak peringatan kemerdekaan yang akan berpusat di Ibu Kota Nusantara pada 17 Agustus esok.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
S

Ditulis oleh

Sipa

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait