Terbaru
Jakarta Jadi Tuan Rumah KTT Energi Terbarukan ASEAN Dorong Pendanaan Transisi Berkeadilan dan Interkoneksi Listrik Lintas Negara Prabowo: Global South Ujung Tombak Keadilan Geopolitik Dunia BMKG Pantau Pergerakan Bibit Siklon Tropis 97W di Laut Filipina Waspadai Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Aceh, Kaltara, hingga Papua HDHub4u: Pusat Informasi dan Hiburan Digital Terkemuka untuk Pecinta Film PENGGUNAAN TEKNOLOGI WASIT AI DAN STADION BEBAS EMISI DI ASIAN GAMES 2026 AICHI NAGOYA MENJADI STANDAR BARU OLAHRAGA MULTIEVEN GLOBAL PELUNCURAN KONSOL NEURAL INTERFACE SECARA MASSAL MEMATIKAN ERA KONTROLER FISIK DAN MEMBUKA BABAK BARU ESPORTS GLOBAL Lanskap Informasi 2026: Mengarungi Banjir Data dan Pentingnya Akurasi Baru Rilis, AI Claude 5.1 Langsung Dipakai Netizen Buat Bikin Proyek Di Luar Nalar! Jakarta Jadi Tuan Rumah KTT Energi Terbarukan ASEAN Dorong Pendanaan Transisi Berkeadilan dan Interkoneksi Listrik Lintas Negara Prabowo: Global South Ujung Tombak Keadilan Geopolitik Dunia BMKG Pantau Pergerakan Bibit Siklon Tropis 97W di Laut Filipina Waspadai Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Aceh, Kaltara, hingga Papua HDHub4u: Pusat Informasi dan Hiburan Digital Terkemuka untuk Pecinta Film PENGGUNAAN TEKNOLOGI WASIT AI DAN STADION BEBAS EMISI DI ASIAN GAMES 2026 AICHI NAGOYA MENJADI STANDAR BARU OLAHRAGA MULTIEVEN GLOBAL PELUNCURAN KONSOL NEURAL INTERFACE SECARA MASSAL MEMATIKAN ERA KONTROLER FISIK DAN MEMBUKA BABAK BARU ESPORTS GLOBAL Lanskap Informasi 2026: Mengarungi Banjir Data dan Pentingnya Akurasi Baru Rilis, AI Claude 5.1 Langsung Dipakai Netizen Buat Bikin Proyek Di Luar Nalar!

Prabowo: Global South Ujung Tombak Keadilan Geopolitik Dunia

B Bella 04 Sep 2026 0 dilihat 4 menit baca

Global South: Harapan Baru Keadilan Dunia dalam Pandangan Prabowo

Jakarta, 4 September 2026 – Konstelasi geopolitik global terus bergerak dinamis, menempatkan negara-negara berkembang atau yang kerap disebut sebagai "Global South" pada posisi yang semakin strategis. Dalam konteks ini, suara dari Indonesia melalui tokoh penting seperti Prabowo Subianto, terus menggema menyerukan urgensi peran Global South sebagai wadah perjuangan demi keadilan internasional. Pernyataan ini menegaskan kembali komitmen Indonesia dalam mendorong tatanan dunia yang lebih seimbang dan adil bagi seluruh bangsa.

Kebangkitan Global South dan Relevansinya

Istilah Global South merujuk pada sekelompok besar negara, sebagian besar berada di belahan bumi selatan, yang secara historis memiliki tantangan pembangunan serupa, pengalaman kolonialisme, dan aspirasi untuk kedaulatan ekonomi serta politik yang lebih besar. Kelompok ini meliputi negara-negara di Asia, Afrika, Amerika Latin, dan Oseania. Kebangkitan mereka bukan sekadar fenomena geografis, melainkan representasi dari keinginan kolektif untuk menata ulang arsitektur global yang selama ini didominasi oleh negara-negara maju di belahan bumi utara.

Seiring berjalannya waktu, Global South telah bertransformasi dari sekadar korban sejarah menjadi aktor utama dalam isu-isu global. Perekonomian banyak negara di kelompok ini menunjukkan pertumbuhan signifikan, memberikan mereka daya tawar yang lebih besar di forum-forum internasional. Isu-isu seperti perubahan iklim, perdagangan yang adil, reformasi lembaga keuangan global, dan hak untuk menentukan nasib sendiri, menjadi agenda utama yang diusung oleh Global South.

Visi Indonesia: Memperkuat Suara Keadilan

Indonesia, dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang telah dianut sejak lama, secara konsisten memposisikan diri sebagai jembatan dan pendorong kolaborasi di antara negara-negara Global South. Pernyataan Prabowo Subianto yang menekankan peran kelompok ini sebagai wadah perjuangan keadilan dunia, sangat selaras dengan fondasi diplomasi Indonesia. Indonesia percaya bahwa melalui solidaritas dan kerja sama yang erat, negara-negara Global South dapat menuntut perlakuan yang lebih setara dan adil di panggung internasional.

Keadilan yang dimaksud mencakup berbagai dimensi, mulai dari keadilan ekonomi, di mana negara-negara berkembang dapat memperoleh akses yang lebih setara terhadap pasar global dan teknologi, hingga keadilan sosial dan politik, di mana prinsip kedaulatan negara dan non-intervensi dihormati sepenuhnya. Indonesia melihat bahwa banyak keputusan global masih cenderung menguntungkan segelintir kekuatan besar, sementara aspirasi dan kebutuhan negara-negara berkembang seringkali terpinggirkan. Oleh karena itu, konsolidasi kekuatan Global South menjadi krusial untuk mengoreksi ketidakseimbangan ini.

Tantangan dan Peluang di Tengah Dinamika Geopolitik

Meskipun memiliki potensi besar, perjalanan Global South tidak luput dari tantangan. Keragaman internal dalam hal sistem politik, tingkat pembangunan ekonomi, dan kepentingan strategis antar anggotanya bisa menjadi penghalang. Selain itu, tekanan dari kekuatan global yang sudah mapan untuk mempertahankan status quo juga menjadi rintangan yang signifikan. Namun, peluang yang terbuka justru jauh lebih besar.

  • Kekuatan Kolektif: Bersama-sama, negara-negara Global South memiliki populasi yang sangat besar dan sumber daya alam yang melimpah, memberikan mereka kekuatan tawar yang substansial.
  • Pembangunan Berkelanjutan: Kolaborasi dalam berbagi praktik terbaik dan sumber daya dapat mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
  • Reformasi Global: Mereka dapat mendorong reformasi yang sangat dibutuhkan dalam lembaga-lembaga internasional seperti PBB, IMF, dan Bank Dunia, agar lebih representatif dan responsif terhadap kebutuhan dunia.
  • Multilateralisme Inklusif: Mempromosikan pendekatan multilateralisme yang tidak hanya berpusat pada kepentingan beberapa negara saja, melainkan mencakup perspektif dari seluruh penjuru dunia.

Dinamika geopolitik global saat ini, yang ditandai dengan pergeseran kekuatan ekonomi dan politik, justru memberikan momentum bagi Global South untuk menegaskan eksistensinya. Konflik regional, ketegangan perdagangan, dan krisis iklim menunjukkan bahwa pendekatan unilateral atau dominasi satu blok saja tidak lagi efektif dalam menyelesaikan masalah global. Dibutuhkan solusi yang lebih komprehensif dan inklusif, yang hanya bisa dicapai dengan melibatkan suara dari seluruh dunia, termasuk Global South.

Masa Depan Keadilan Internasional

Pernyataan Prabowo Subianto menggarisbawahi bahwa masa depan keadilan internasional sangat bergantung pada kemampuan Global South untuk bersatu dan menyuarakan kepentingan bersama mereka. Ini bukan tentang membentuk blok baru untuk menentang blok lain, melainkan tentang menciptakan lingkungan internasional yang lebih adil, di mana setiap negara memiliki hak yang sama untuk berkembang dan berkontribusi pada perdamaian serta kemakmuran global.

Indonesia akan terus memainkan peran aktif dalam forum-forum regional dan internasional untuk memfasilitasi dialog dan kerja sama di antara negara-negara Global South. Harapannya, dengan semakin kuatnya solidaritas ini, tatanan dunia yang lebih seimbang, adil, dan sejahtera bagi semua bangsa, dapat terwujud. Perjuangan untuk keadilan global adalah perjuangan panjang, namun dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, Global South berpotensi menjadi kekuatan transformatif yang sangat dibutuhkan di abad ke-21.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
B

Ditulis oleh

Bella

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait