Sigi Terus Diguncang Gempa Susulan Tembus 1.100 Kali, Ribuan Rumah Warga Rusak

S Sindi 21 Jun 2026 0 dilihat 4 menit baca

JAKARTA – Situasi pasca-gempa tektonik kuat bermagnitudo $M 6,7$ yang mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada Selasa, 16 Juni 2026 lalu, hingga hari ini masih belum sepenuhnya stabil. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya aktivitas seismik yang sangat tinggi di wilayah tersebut. Berdasarkan data terbaru yang dihimpun hingga Minggu sore (21/6/2026), jumlah gempa susulan (aftershocks) yang terjadi pasca-gempa utama kini telah menembus angka seribu, tepatnya berada di angka 1.163 kali kejadian.

Tingginya frekuensi gempa susulan ini memicu kekhawatiran mendalam di kalangan warga setempat. Sebagian besar masyarakat di daerah terdampak memilih untuk tetap bertahan di posko-posko pengungsian darurat karena trauma dan khawatir struktur bangunan rumah mereka yang sudah rapuh akan roboh akibat guncangan berulang.

Karakteristik Gempa Susulan: Terbesar Mencapai $M 5,3$

Pihak BMKG menjelaskan bahwa rentetan gempa susulan merupakan fenomena yang lumrah terjadi setelah adanya gempa bumi dengan magnitudo besar. Langkah ini merupakan cara alam untuk melepaskan sisa-sisa energi tektonik secara bertahap hingga mencapai titik kesetimbangan yang baru.

Meski sebagian besar rentetan gempa susulan tersebut berkekuatan kecil dan tidak dirasakan secara signifikan oleh manusia, BMKG mencatat beberapa di antaranya memiliki kekuatan yang cukup kuat.

Catatan Seismik BMKG: Gempa susulan terbesar yang terekam hingga sore hari ini bermagnitudo $M 5,3$. Guncangan dari gempa susulan berskala sedang ini sempat memicu kepanikan baru di beberapa titik pengungsian karena getarannya yang cukup menyentak.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta untuk menghindari bangunan yang retak atau sudah miring akibat gempa utama, mengingat potensi runtuh akibat akumulasi guncangan gempa susulan masih sangat tinggi.

Kerusakan Infrastruktur Meluas: 2.319 Rumah Warga Rusak

Dampak kerusakan akibat bencana ini terus meluas seiring dengan proses pemutakhiran data yang dilakukan di lapangan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah melansir data kerugian materil yang cukup signifikan.

Hingga saat ini, tercatat sedikitnya 2.319 unit rumah warga mengalami kerusakan. Tingkat kerusakan bangunan tersebut bervariasi, mulai dari:

  1. Rusak Ringan: Retak rambut pada dinding, genteng merosot, atau runtuhnya sebagian kecil plafon.

  2. Rusak Sedang: Retak struktur yang cukup parah, dinding jebol, namun tiang penyangga utama masih berdiri.

  3. Rusak Berat: Bangunan roboh total atau mengalami pergeseran fondasi yang membuatnya tidak lagi aman untuk ditinggali.

Selain pemukiman warga, beberapa fasilitas umum seperti tempat ibadah, gedung sekolah, dan fasilitas kesehatan juga dilaporkan mengalami kerusakan bervariasi. Jalur transportasi darat di beberapa titik pegunungan di Sigi juga sempat terhambat akibat material longsoran tebing yang dipicu oleh guncangan berulang.

Penanganan Darurat dan Kondisi Pengungsi

Merespons situasi kritis ini, Pemerintah Kabupaten Sigi bersama BNPB telah menetapkan status tanggap darurat bencana. Pendirian tenda-tenda darurat, dapur umum, serta posko kesehatan telah disebar ke titik-titik konsentrasi pengungsian yang dinilai aman dari potensi tanah longsor.

Kebutuhan mendesak yang saat ini sangat diperlukan oleh para pengungsi di antaranya adalah:

  1. Logistik Bahan Makanan: Khususnya makanan siap saji dan susu untuk balita.

  2. Perlengkapan Tidur: Matras, kasur lipat, dan selimut hangat untuk mengantisipasi suhu dingin di malam hari.

  3. Kebutuhan Sanitasi: Air bersih, perlengkapan mandi, serta popok bayi dan pembalut wanita.

  4. Layanan Trauma Healing: Terutama bagi anak-anak yang mulai menunjukkan gejala trauma psikologis akibat terus-menerus mendengar bunyi gemuruh dan merasakan guncangan tanah.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, dan para relawan kemanusiaan lokal terus bersiaga 24 jam untuk menyisir daerah terisolir guna memastikan seluruh warga terdampak telah mendapatkan bantuan yang layak.

Himbauan Resmi Pemerintah kepada Masyarakat

Pemerintah Daerah setempat bersama BNPB mengingatkan kembali agar seluruh elemen masyarakat hanya mempercayai informasi resmi yang dikeluarkan oleh lembaga berwenang seperti BMKG dan BNPB. Hal ini ditegaskan guna meredam simpang siurnya berita bohong (hoax) mengenai potensi gempa bumi yang jauh lebih besar atau isu tsunami yang tidak berdasar secara ilmiah—mengingat pusat gempa di Sigi berada di daratan.

Masyarakat diharapkan tetap tenang, saling menjaga solidaritas antarwarga di pengungsian, dan selalu memeriksa kondisi kelayakan struktur bangunan di sekitar mereka sebelum memutuskan untuk beraktivitas di dalam ruangan. Proses pemulihan fisik dan psikologis pasca-gempa Sigi ini diprediksi akan memakan waktu yang cukup panjang, dan dukungan serta uluran tangan dari seluruh masyarakat Indonesia sangat dinantikan untuk membantu meringankan beban para korban.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
S

Ditulis oleh

Sindi

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Polda Metro Jaya Intensifkan Operasi Patuh 2026 dan Penanganan Pasca-Insiden KMP Batumandi di Merak

Polda Metro Jaya Intensifkan Operasi Patuh 2026 dan Penanganan Pasca-Insiden KMP Batumandi di Merak

JAKARTA — Penyelenggaraan ketertiban lalu lintas darat serta keandalan moda transportasi laut menjadi fokus utama pemerintah dan jajaran kepolisian pada awal November 2026 ini. Langkah tegas diambil guna memastikan keselamatan publik, mulai dari penertiban rutin berkendara di ibu kota hingga...

03 Nov 2026

Tragedi Udara di Florida Pesawat Jet Pribadi Jatuh dan Terbakar di Kawasan Pemukiman, Tim SAR Bergerak Cepat

Tragedi Udara di Florida Pesawat Jet Pribadi Jatuh dan Terbakar di Kawasan Pemukiman, Tim SAR Bergerak Cepat

JAKARTA — Insiden maut kembali mewarnai dunia penerbangan internasional. Sebuah pesawat jet pribadi jenis business jet dilaporkan mengalami kecelakaan hebat dan jatuh di kawasan pinggiran kota negara bagian Florida, Amerika Serikat. Pesawat yang membawa beberapa penumpang dan kru tersebut jatuh...

03 Nov 2026

Gunung Dukono di Maluku Utara Erupsi Dua Kali Pagi Ini

Gunung Dukono di Maluku Utara Erupsi Dua Kali Pagi Ini

Pada Senin, 2 November 2026, dunia kembali diingatkan akan potensi alam Indonesia yang tak pernah benar-benar tidur. Gunung Dukono, salah satu gunung api paling aktif di Provinsi Maluku Utara, dilaporkan kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan dua kali erupsi beruntun yang...

02 Nov 2026

Penguatan Perlindungan Hukum dan Keselamatan Jurnalis Jadi Fokus Utama Peringatan Hari Internasional Penanganan Impunitas

Penguatan Perlindungan Hukum dan Keselamatan Jurnalis Jadi Fokus Utama Peringatan Hari Internasional Penanganan Impunitas

JAKARTA – Peringatan Hari Internasional untuk Mengakhiri Impunitas atas Kejahatan terhadap Jurnalis yang jatuh pada tanggal 2 November menjadi momentum krusial bagi pemerintah, aparat penegak hukum, dan organisasi pers di Indonesia untuk memperkuat komitmen perlindungan terhadap pekerja media. Berbagai aliansi...

02 Nov 2026