Tarif Promosi Rute Blok M–Bandara Berakhir, Gubernur Bantah Seluruh Transjabodetabek Naik

D Dina 12 Jun 2026 0 dilihat 4 menit baca

Jakarta – Hari ini menjadi momen penting bagi pengguna layanan Transjabodetabek, terutama bagi mereka yang kerap menggunakan rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (SH2). Tarif promosi sebesar Rp3.500 yang telah berlaku sejak peluncuran rute pada Maret 2026 resmi berakhir per Jumat (12/6/2026). Namun, berbeda dengan kabar yang beredar luas di media sosial, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa tidak seluruh 18 rute Transjabodetabek mengalami kenaikan tarif menjadi Rp10.000–Rp15.000.

Klarifikasi ini disampaikan Pramono Anung di Balai Kota, Kamis (11/6/2026), sehari sebelum tarif promosi berakhir. "Informasi yang menyebut semua rute Transjabodetabek naik jadi Rp10.000 sampai Rp15.000 itu tidak proper (tidak tepat). Hanya beberapa rute tertentu yang akan kami sesuaikan, terutama rute jarak jauh dan rute dengan biaya operasional tinggi seperti ke Bandara," ujar Pramono di hadapan awak media. Ia menambahkan bahwa sebagian besar layanan Transjabodetabek tetap akan mempertimbangkan kemampuan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, turut memberikan rincian lebih lanjut. Menurutnya, dari 18 rute yang ada, hanya enam rute jarak jauh yang sedang dalam proses kajian untuk penyesuaian tarif. Keenam rute tersebut meliputi P11 (Blok M–Bogor), B51 (Cawang–Cikarang/Jababeka), SH2 (Blok M–Bandara), S11 (BSD–Jelambar), T11 (Poris Plawad–Petamburan), dan D11 (Depok–Cawang). "Untuk rute-rute lain dengan jarak pendek hingga sedang seperti D21 (UI–Lebak Bulus) dan B11 (Summarecon Bekasi–Cawang), tarifnya kami usahakan tetap di angka Rp3.500 atau maksimal disesuaikan sangat kecil," jelas Budi.

Keputusan ini diambil setelah Pemprov DKI mengevaluasi beban subsidi yang terus membengkak. Berdasarkan data PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), total subsidi untuk 18 rute Transjabodetabek sepanjang tahun 2026 mencapai Rp401 miliar, dengan rata-rata subsidi per penumpang sebesar Rp12.258 per perjalanan. Angka ini dinilai tidak berkelanjutan. Namun, Pramono Anung menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menarik subsidi secara total. "Masyarakat tetap mendapat subsidi. Hanya saja untuk rute yang sangat panjang dan mahal, kontribusi penumpang perlu dinaikkan sedikit," katanya.

Rute SH2 (Blok M–Bandara Soekarno-Hatta) menjadi sorotan utama karena merupakan rute terpanjang dengan jarak 65 kilometer dan durasi perjalanan 121 menit. Selama masa promosi Rp3.500, bus Transjabodetabek rute ini selalu dipadati penumpang, bahkan seringkali kelebihan kapasitas. "Bayangkan, tarif Damri ke bandara saja di atas Rp80.000, taksi online bisa Rp150.000. Dengan tarif baru nanti yang diperkirakan sekitar Rp15.000, SH2 masih sangat kompetitif. Tapi sekali lagi, angka final belum diputuskan," kata Pramono.

Reaksi masyarakat pun beragam. Di Halte Cawang, sejumlah penumpang mengaku khawatir jika kenaikan terjadi secara menyeluruh. "Saya tiap hari dari Bekasi Timur ke Cawang. Kalau naik jadi Rp10.000, pengeluaran sebulan bisa tambah Rp300.000-an. Lumayan berat," ujar Siti Rahmawati (29), karyawan swasta. Namun, ada pula yang mendukung asalkan pelayanan ditingkatkan. Andi Saputra (34), pengguna rute B11 Summarecon Bekasi, mengatakan, "Dulu Rp3.500, bus penuh sesak. Saya harap dengan penyesuaian tarif, jumlah armada ditambah."

Menanggapi hal itu, Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, berjanji akan menambah 25 unit bus baru untuk rute-rute tersibuk dalam dua bulan ke depan. "Pendapatan tambahan akan kami alokasikan untuk perawatan armada dan peningkatan frekuensi," ujarnya.

Untuk mencegah peralihan kembali ke kendaraan pribadi, Pemprov DKI juga memperluas skema tarif integrasi melalui aplikasi JakLingko. Penumpang yang menggunakan kombinasi Transjakarta, MRT, dan LRT dalam waktu tiga jam tetap dikenakan tarif maksimal Rp10.000, termasuk untuk perjalanan yang melibatkan rute Transjabodetabek. "Ini kompensasi agar orang tetap menggunakan transportasi publik secara terintegrasi," kata Budi Awaluddin.

Sementara itu, Koalisi Pejalan Kaki & Pengguna Angkutan Umum menyatakan kekecewaannya terhadap kurangnya sosialisasi. Juru bicara mereka, Dewi Kartika, menilai bahwa kenaikan tarif untuk rute jarak jauh seharusnya diumumkan lebih awal. "Kami mendorong Pemprov agar mengevaluasi kebijakan ini setelah tiga bulan," tegasnya.

Pemerintah provinsi berjanji akan mengevaluasi kebijakan penyesuaian tarif setelah tiga bulan berjalan. "Kami terbuka terhadap kritik. Jika terbukti terlalu memberatkan, kami akan mencari skema lain. Namun untuk saat ini, yang pasti adalah tarif promosi SH2 berakhir hari ini. Untuk rute lain, belum ada kenaikan," tutup Pramono Anung.

Hingga berita ini diturunkan, antrean di halte-halte utama seperti Blok M, Cawang, dan Lebak Bulus terpantau normal. Spanduk pengumuman mengenai berakhirnya tarif promosi SH2 telah dipasang di setiap halte dan di dalam bus. Bagi pengguna yang terlanjur memiliki saldo tiket, Transjakarta memberikan masa transisi tujuh hari untuk penyesuaian.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
D

Ditulis oleh

Dina

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

BMKG Mengimbau Masyarakat Waspada Potensi Angin Kencang Akibat Penguatan Monsun Australia Selama Sepekan ke Depan

BMKG Mengimbau Masyarakat Waspada Potensi Angin Kencang Akibat Penguatan Monsun Australia Selama Sepekan ke Depan

JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini mengenai dinamika cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Indonesia. Memasuki hari Kamis (11/6/2026), masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan seiring dengan menguatnya embusan Monsun Australia yang membawa massa udara...

11 Jun 2026

Gempa M 7,7 Guncang Tahuna Sangihe, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa M 7,7 Guncang Tahuna Sangihe, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Tahuna  – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempa bumi tektonik dahsyat berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada hari ini, Senin (8/6/2026). Gempa besar ini terjadi pada pukul 07.37.42...

10 Jun 2026

Viral ‘Pocong’ di Belakang UNS, Polisi Selidiki Keaslian Rekaman CCTV

Viral ‘Pocong’ di Belakang UNS, Polisi Selidiki Keaslian Rekaman CCTV

Warga di kawasan Ngoresan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, digegerkan oleh beredarnya rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan sosok menyerupai pocong di sebuah gang permukiman. Video yang viral di media sosial sejak akhir pekan itu memicu berbagai spekulasi dan membuat sebagian...

08 Jun 2026

Gempa M 7,7 di Filipina, BMKG Keluarkan Peringatan Potensi Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia

Gempa M 7,7 di Filipina, BMKG Keluarkan Peringatan Potensi Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia

JAKARTA – Gempa bumi tektonik dengan magnitudo kuat sebesar 7,7 baru saja mengguncang wilayah Filipina pada hari ini. Berdasarkan analisis data seismik yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), guncangan hebat tersebut dilaporkan berpotensi memicu gelombang tsunami yang...

08 Jun 2026