3 Tahun Berjalan, Apakah Program Makan Bergizi Beneran Sampai ke Anak Kita?

N Nair 25 Mei 2026 3 dilihat 2 menit baca

Program ambisius ini punya niat mulia: tidak ada anak Indonesia yang belajar dengan perut kosong. Tapi antara janji di podium dan realita di kantin sekolah, jaraknya kadang menganga.

Kalau Anda punya anak di sekolah dasar, kemungkinan besar sudah pernah mendengar tentang program makan bergizi gratis. Berita bagusnya: di banyak daerah, program ini memang jalan. Anak-anak mendapat makan siang layak yang mungkin tidak selalu tersedia di rumah mereka.

Tapi masuk ke laporan dari daerah-daerah terpencil, gambarnya tidak selalu seindah presentasi di ibu kota. Ada laporan distribusi yang terlambat berhari-hari. Ada menu yang monoton hingga anak-anak tidak mau makan. Ada anggaran yang konon sudah cair tapi entah mengendap di mana.

Pengamat kebijakan publik menilai masalah terbesar program semacam ini adalah celah antara perencanaan pusat dan eksekusi di lapangan. Infrastruktur logistik pangan Indonesia belum merata — mengirim makanan bergizi ke sekolah di Pegunungan Jayawijaya punya tantangan yang sama sekali berbeda dengan mengirimnya ke SD di Surabaya.

Selain itu, ada pertanyaan soal keberlanjutan: program ini bergantung pada anggaran negara yang fluktuatif. Apa yang terjadi jika terjadi pemotongan fiskal? Apakah anak-anak yang sudah terbiasa mendapat makan siang gratis tiba-tiba harus kembali ke keadaan semula?

Niatnya tidak salah. Faktanya, program nutrisi anak di banyak negara terbukti meningkatkan angka kehadiran dan kemampuan belajar. Yang dibutuhkan sekarang bukan debat soal apakah programnya perlu — tapi bagaimana memastikan setiap suap benar-benar sampai ke mulut yang tepat.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
N

Ditulis oleh

Nair

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Isu “Pocong” di Cipondoh Bikin Resah

Isu “Pocong” di Cipondoh Bikin Resah

Warga di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, dalam beberapa hari terakhir dibuat resah oleh kemunculan isu penampakan sosok menyerupai “pocong” yang disebut-sebut muncul di sejumlah titik permukiman saat larut malam. Kabar tersebut menyebar cepat melalui media sosial, grup percakapan warga, hingga...

24 Mei 2026

Sebut Nadiem Makarim 'Bapak Ekonomi Kreatif Jalanan', Driver Ojol Ini Beberkan Alasannya

Sebut Nadiem Makarim 'Bapak Ekonomi Kreatif Jalanan', Driver Ojol Ini Beberkan Alasannya

Nadiem dinilai membuka ruang ekonomi fleksibel bagi rakyat kecil. Julukan 'Bapak Ekonomi Kreatif Jalanan' lahir dari dampak nyata platform digitalnya.

24 Mei 2026

Wartawan dan Relawan Indonesia Peserta Flotilla Gaza Dilaporkan Diculik Israel

Wartawan dan Relawan Indonesia Peserta Flotilla Gaza Dilaporkan Diculik Israel

Insiden penahanan terhadap wartawan dan relawan Indonesia yang tergabung dalam misi kemanusiaan menuju Jalur Gaza menjadi perhatian besar publik internasional. Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan ditahan oleh militer Israel saat mengikuti pelayaran bantuan kemanusiaan “Global Sumud Flotilla” yang bertujuan...

24 Mei 2026

Sistem Jaringan Teleskop NASA Berhasil Melacak Perlintasan Asteroid Berukuran Raksasa yang Melintas Aman dalam Jarak Dekat dengan Orbit Bumi

Sistem Jaringan Teleskop NASA Berhasil Melacak Perlintasan Asteroid Berukuran Raksasa yang Melintas Aman dalam Jarak Dekat dengan Orbit Bumi

JAKARTA - Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) melalui jaringan sistem pertahanan planet ( planetary defense ) miliknya kembali membuktikan ketajaman teknologi pemantauan ruang angkasa setelah berhasil mendeteksi dan melacak perlintasan sebuah asteroid dekat Bumi ( Near-Earth Object )....

24 Mei 2026