Aksi Cepat Petugas KRL Selamatkan Anak di Stasiun Manggarai Jadi Sorotan Warganet

S Syakira Eliana 13 Jul 2026 1 dilihat 3 menit baca

Sebuah video yang memperlihatkan aksi cepat petugas KRL Commuter Line saat menyelamatkan seorang anak yang terjebak di celah antara peron dan kereta di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, menjadi perhatian luas di media sosial. Rekaman tersebut viral dan menuai banyak apresiasi dari masyarakat atas kesigapan petugas dalam menangani situasi darurat.

Dalam video yang beredar, suasana di peron terlihat cukup ramai oleh penumpang yang sedang menunggu maupun berpindah kereta. Di tengah aktivitas tersebut, seorang anak yang berada bersama orang tuanya diduga terpeleset saat hendak naik atau turun dari rangkaian KRL sehingga salah satu kakinya masuk ke celah antara badan kereta dan peron.

Peristiwa itu langsung memicu kepanikan di sekitar lokasi. Sang ibu terlihat berteriak meminta pertolongan, sementara sejumlah penumpang lain segera memberi ruang agar petugas dapat melakukan penyelamatan. Situasi yang semula dipenuhi kepanikan berubah menjadi lebih terkendali setelah petugas keamanan dan kru KRL bergerak cepat untuk mengevakuasi korban.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, petugas Pengamanan Dalam (PKD) bersama kru operasional yang sedang bertugas segera mengamankan area dan memastikan kereta tetap berada dalam posisi berhenti. Masinis juga diminta untuk tidak menggerakkan rangkaian kereta hingga proses penyelamatan selesai dilakukan. Langkah tersebut dinilai sangat penting untuk mencegah risiko yang lebih besar terhadap keselamatan korban.

Beberapa petugas kemudian mendekati tepi peron dan berupaya menjangkau posisi anak secara hati-hati. Dengan koordinasi yang baik, mereka berhasil mengangkat anak tersebut kembali ke atas peron hanya dalam waktu singkat. Setelah berhasil dievakuasi, anak tersebut langsung dipeluk oleh orang tuanya, sementara para penumpang yang menyaksikan kejadian itu memberikan tepuk tangan sebagai bentuk apresiasi terhadap kesigapan petugas.

Menurut informasi awal, anak tersebut tidak mengalami luka serius. Meski demikian, petugas tetap melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan kondisi korban sebelum diperbolehkan melanjutkan perjalanan bersama keluarganya. Tidak lama setelah proses evakuasi selesai, operasional kereta kembali berjalan normal.

Video penyelamatan tersebut kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan X. Banyak warganet memberikan pujian kepada petugas yang dinilai bertindak cepat, tenang, dan profesional dalam menghadapi situasi darurat. Sebagian pengguna media sosial bahkan berharap para petugas yang terlibat mendapatkan penghargaan atas dedikasi mereka dalam menjaga keselamatan penumpang.

Selain menjadi bentuk apresiasi terhadap petugas, viralnya video tersebut juga kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan saat menggunakan transportasi umum, terutama di stasiun yang memiliki aktivitas penumpang sangat padat seperti Stasiun Manggarai. Sebagai salah satu stasiun transit terbesar di Indonesia, Manggarai melayani ribuan penumpang setiap hari sehingga kewaspadaan seluruh pengguna jasa transportasi menjadi hal yang sangat penting.

Pengamat transportasi menilai bahwa respons cepat petugas menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan personel di area publik. Pelatihan penanganan keadaan darurat, koordinasi antarpetugas, serta komunikasi yang baik dengan masinis menjadi faktor utama yang memungkinkan proses penyelamatan berlangsung dengan aman dan cepat.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk selalu memperhatikan keselamatan diri selama berada di area stasiun. Orang tua yang membawa anak-anak disarankan untuk selalu menggenggam tangan anak ketika berada di peron maupun saat naik dan turun kereta. Penumpang juga diharapkan tidak berdesakan ketika pintu kereta dibuka serta selalu memperhatikan celah antara peron dan kereta sebelum melangkah.

Hingga berita ini ditulis, pihak operator KRL terus mengingatkan seluruh pengguna layanan agar mematuhi aturan keselamatan yang berlaku di area stasiun. Edukasi mengenai keselamatan penumpang juga terus dilakukan melalui pengumuman di stasiun, media sosial, dan berbagai saluran informasi resmi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Kesigapan petugas memang sangat penting, tetapi kewaspadaan penumpang juga menjadi faktor utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan. Dengan kerja sama yang baik antara petugas dan masyarakat, diharapkan transportasi publik dapat terus menjadi sarana perjalanan yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi seluruh pengguna.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
S

Ditulis oleh

Syakira Eliana

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Peringatan BRIN Terkait Tren Kenaikan Suhu Udara dan Strategi Mitigasi Dampak Perubahan Iklim

Peringatan BRIN Terkait Tren Kenaikan Suhu Udara dan Strategi Mitigasi Dampak Perubahan Iklim

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali mengeluarkan rilis peringatan ilmiah terkait tren kenaikan suhu udara rata-rata yang terdeteksi di berbagai wilayah Indonesia selama beberapa dekade terakhir. Berdasarkan analisis data stasiun pemantau iklim dan pemodelan satelit, fenomena pemanasan...

12 Okt 2026

Fenomena Letusan Gunung Tambora 1815 dan Dampak Perubahan Iklim Global "Tahun Tanpa Musim Panas"

Fenomena Letusan Gunung Tambora 1815 dan Dampak Perubahan Iklim Global "Tahun Tanpa Musim Panas"

Pada bulan April 1815, dunia menyaksikan salah satu bencana alam dahsyat dalam sejarah modern manusia ketika Gunung Tambora yang terletak di Pulau Sumbawa, Indonesia, meletus secara masif. Letusan ini dikategorikan pada skala 7 dalam Volcanic Explosivity Index (VEI), menjadikannya letusan...

11 Okt 2026

Peristiwa Carrington 1859 dan Potensi Ancaman Badai Matahari Ekstrem di Era Modern

Peristiwa Carrington 1859 dan Potensi Ancaman Badai Matahari Ekstrem di Era Modern

Pada akhir Agustus hingga awal September 1859, bumi dihantam oleh badai geomagnetik terbesar dalam sejarah pencatatan modern yang dikenal sebagai Peristiwa Carrington ( The Carrington Event ). Peristiwa alam ini dinamai dari astronom asal Inggris, Richard Carrington, yang secara tidak...

06 Okt 2026

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Memprediksi Peralihan Musim Menuju Penghujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Memprediksi Peralihan Musim Menuju Penghujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi mengeluarkan peringatan dini terkait pergeseran pola cuaca di berbagai wilayah tanah air. Seiring dengan berakhirnya periode musim kemarau panjang, sebagian besar daerah di Indonesia kini mulai memasuki fase peralihan atau...

25 Sep 2026