Baru Diperkenalkan, Developer Crossfire Dikabarkan Sudah Pangkas Sejumlah Karyawan

A Ammar 10 Agu 2026 0 dilihat 6 menit baca

Industri game kembali menghadapi kabar kurang menyenangkan. That’s No Moon, studio yang saat ini sedang mengembangkan Crossfire, dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap sejumlah karyawannya. Yang membuat kabar ini cukup mengejutkan adalah waktunya, karena game tersebut bahkan belum memiliki tanggal rilis dan baru saja diperkenalkan kepada publik beberapa bulan lalu.

Menurut laporan yang beredar, sekitar 14 karyawan disebut terkena dampak PHK di studio tersebut. Informasi ini pertama kali muncul dari laporan sejumlah media yang mengutip sumber dan aktivitas mantan karyawan di LinkedIn. Namun sampai saat ini, That’s No Moon sendiri belum memberikan konfirmasi resmi mengenai jumlah karyawan yang terdampak maupun alasan di balik keputusan tersebut.

Kabar tersebut tentu membuat komunitas game sedikit bertanya-tanya. Pasalnya, Crossfire merupakan proyek debut That’s No Moon yang cukup ambisius. Game ini baru saja mendapat sorotan besar setelah diperlihatkan dalam Summer Game Fest 2026 dan mendapatkan perhatian karena menawarkan konsep third-person tactical shooter dengan pendekatan yang cukup berbeda.

Crossfire Bukan Sekadar Game Shooter Biasa

Bagi yang belum mengikuti perkembangannya, Crossfire merupakan proyek single-player dengan fokus kuat pada cerita dan elemen tactical action. Game ini dikembangkan oleh That’s No Moon dan didukung oleh Smilegate.

Dalam game tersebut, pemain akan mengikuti Layla Qassem, seorang tentara bayaran yang menjalankan misi di kawasan Atlas Mountains. Dalam perjalanannya, Layla harus bekerja sama dengan Delroy Cross, seorang operator Tier-One yang awalnya bukan orang yang mudah dipercaya.

Menariknya, game ini tidak dibuat sebagai multiplayer shooter atau live-service game.

That’s No Moon justru ingin membawa Crossfire ke arah pengalaman single-player yang sinematik. Pengembang juga memperkenalkan sistem bernama Adaptive Cover, sebuah mekanisme yang memungkinkan karakter menyesuaikan posisi tubuhnya berdasarkan lingkungan dan posisi musuh.

Konsep tersebut menjadi salah satu bagian yang paling banyak dibicarakan ketika trailer perdana game diperlihatkan.

Dikembangkan oleh Veteran Industri Game

That’s No Moon sendiri bukan studio yang berisi nama-nama baru dalam industri.

Studio tersebut didirikan oleh sejumlah veteran yang sebelumnya bekerja di perusahaan besar seperti Naughty Dog, Infinity Ward, Bungie, dan Sony Santa Monica.

Nama Taylor Kurosaki dan Jacob Minkoff juga menjadi salah satu alasan mengapa proyek ini mendapatkan perhatian cukup besar.

Keduanya memiliki pengalaman mengerjakan game-game AAA dan ingin membawa pendekatan baru ke genre third-person shooter.

Dalam wawancara dengan Game Developer, tim pengembang menjelaskan bahwa mereka ingin membuat sistem cover yang terasa lebih alami dibandingkan mekanisme cover tradisional. Pemain tidak hanya berpindah dari satu tempat berlindung ke tempat lainnya, tetapi harus membaca lingkungan dan menentukan posisi yang tepat ketika menghadapi musuh.

Karena itulah, Crossfire sejak awal terlihat sebagai proyek yang cukup serius bagi studio tersebut.

Timing PHK Jadi Sorotan

Di sinilah kabar PHK menjadi cukup menarik perhatian.

Crossfire baru diperkenalkan kepada publik pada Juni 2026. Saat itu, game tersebut menjadi salah satu kejutan dalam Summer Game Fest dan langsung mendapatkan perhatian karena tampilan visual serta mekanisme gameplay-nya.

Kurang dari dua bulan setelah pengumuman tersebut, muncul laporan mengenai pemangkasan tenaga kerja di That’s No Moon.

Laporan GamingBolt menyebut sebanyak 14 karyawan diduga terkena dampak PHK. Namun, angka tersebut belum mendapatkan konfirmasi langsung dari studio. Media tersebut juga menyebut belum diketahui apakah pengurangan tenaga kerja tersebut akan memengaruhi proses pengembangan Crossfire.

Sementara itu, laporan lain yang mengutip temuan dari unggahan LinkedIn menyebut beberapa posisi teknis dan environment artist termasuk yang terdampak. Jumlah pastinya masih belum jelas.

Belum Ada Tanda Crossfire Dibatalkan

Munculnya kabar PHK tentu membuat sebagian pemain langsung khawatir terhadap masa depan game.

Namun, sampai sekarang tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa Crossfire dibatalkan.

Game tersebut masih tercatat sebagai proyek yang sedang dikembangkan dan belum memiliki tanggal peluncuran resmi. Platform yang dituju juga sudah diumumkan, yakni PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S.

Xbox Wire sebelumnya mengonfirmasi bahwa game tersebut sudah dapat dimasukkan ke dalam wishlist dan pengembang berencana membagikan informasi lebih lanjut di masa mendatang.

Artinya, untuk saat ini tidak ada alasan kuat untuk menganggap PHK tersebut otomatis berarti proyeknya berada dalam masalah besar.

PHK di Industri Game Masih Menjadi Masalah

Meski begitu, kabar ini tetap menunjukkan kondisi industri game yang belum sepenuhnya stabil.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak studio melakukan pengurangan karyawan bahkan ketika proyek yang mereka kerjakan masih berjalan.

Pengembangan game AAA membutuhkan waktu yang sangat panjang. Sebuah proyek bisa berada dalam produksi selama bertahun-tahun dan membutuhkan ratusan orang dari berbagai bidang.

Ketika perusahaan melakukan perubahan struktur atau menyesuaikan anggaran, beberapa posisi bisa saja dianggap tidak lagi dibutuhkan meskipun proyeknya sendiri masih berlanjut.

Itulah mengapa PHK tidak selalu berarti sebuah game akan dibatalkan.

Game Belum Rilis, Ekspektasi Sudah Tinggi

Crossfire sendiri memiliki beban yang cukup besar di pundak That’s No Moon.

Sebagai proyek debut, game ini bukan hanya harus membuktikan kualitasnya, tetapi juga harus menunjukkan bahwa studio baru dapat menghasilkan game AAA dengan standar yang mampu bersaing di pasar.

Apalagi game tersebut hadir dalam genre yang sudah cukup padat.

Third-person shooter dengan elemen tactical dan cinematic storytelling sudah memiliki banyak pemain besar. Karena itu, sistem Adaptive Cover menjadi salah satu fitur yang diharapkan bisa membuat Crossfire memiliki identitas sendiri.

Jika sistem tersebut benar-benar bekerja seperti yang dijanjikan, game ini bisa menjadi salah satu proyek menarik untuk diperhatikan.

Dukungan Smilegate

Pengembangan Crossfire juga mendapat dukungan dari Smilegate, perusahaan yang dikenal sebagai pemilik franchise Crossfire.

Namun versi baru yang dibuat That’s No Moon memiliki pendekatan yang cukup berbeda dari game Crossfire sebelumnya.

Alih-alih membuat shooter multiplayer, studio memilih mengembangkan pengalaman single-player yang lebih berfokus pada cerita.

GameSpot sebelumnya melaporkan bahwa That’s No Moon memperoleh kebebasan kreatif dalam mengembangkan proyek tersebut. Studio ingin menggunakan dunia Crossfire sebagai dasar untuk menciptakan pengalaman yang sesuai dengan visi mereka sendiri.

Pendekatan ini cukup menarik karena menunjukkan bahwa franchise Crossfire masih bisa berkembang ke arah yang berbeda.

Yang Perlu Ditunggu Selanjutnya

Untuk saat ini, pemain sepertinya harus menunggu informasi resmi dari That’s No Moon.

Yang paling penting adalah mengetahui apakah PHK tersebut benar terjadi dalam jumlah yang dilaporkan dan apakah keputusan tersebut memiliki hubungan dengan proses pengembangan Crossfire.

Tanpa pernyataan resmi dari studio, terlalu cepat untuk menyimpulkan bahwa proyek tersebut sedang mengalami masalah serius.

Apalagi That’s No Moon masih membuka sejumlah posisi pekerjaan dan beberapa anggota tim masih aktif membagikan perkembangan proyek tersebut melalui media sosial profesional.

Kesimpulan

Kabar mengenai pemangkasan karyawan di That’s No Moon menjadi perhatian karena terjadi tidak lama setelah Crossfire diperkenalkan kepada publik. Laporan yang beredar menyebut sekitar 14 orang terdampak, tetapi studio belum memberikan konfirmasi resmi mengenai angka tersebut maupun alasan di balik PHK.

Untuk sementara, belum ada indikasi bahwa Crossfire akan dibatalkan. Proyek tersebut masih dalam pengembangan dan belum memiliki tanggal rilis resmi. Game ini juga masih direncanakan hadir di PC, PlayStation 5, serta Xbox Series X|S.

Situasi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa proses pembuatan game AAA memang memiliki risiko yang cukup besar. Sebuah proyek bisa mendapatkan sambutan positif ketika pertama kali diperlihatkan, tetapi studio di belakangnya tetap harus menghadapi berbagai persoalan bisnis dan operasional.

Bagi penggemar Crossfire, yang bisa dilakukan saat ini adalah menunggu informasi berikutnya dari That’s No Moon. Jika pengembangan tetap berjalan sesuai rencana, game ini masih memiliki peluang untuk menjadi debut yang menarik bagi studio tersebut. Namun dengan adanya kabar PHK, perkembangan proyek dalam beberapa bulan ke depan tentu akan menjadi sesuatu yang layak untuk diperhatikan.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
A

Ditulis oleh

Ammar

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Lead Designer Escape from Tarkov Tinggalkan Battlestate Games Setelah 9 Tahun

Lead Designer Escape from Tarkov Tinggalkan Battlestate Games Setelah 9 Tahun

Kabar mengejutkan datang dari balik layar Escape from Tarkov. Jean Tyulegenov, sosok yang selama bertahun-tahun memegang posisi Lead Game Designer di Battlestate Games, resmi mengumumkan bahwa perjalanan panjangnya bersama studio tersebut telah berakhir. Setelah kurang lebih sembilan tahun terlibat dalam...

10 Agu 2026

Bos Take-Two Jelaskan Alasan GTA VI Hadir dalam Kotak Tanpa Disc

Bos Take-Two Jelaskan Alasan GTA VI Hadir dalam Kotak Tanpa Disc

Keputusan Rockstar Games untuk menjual Grand Theft Auto VI dalam format fisik tanpa disc akhirnya kembali menjadi bahan pembicaraan. Bagi sebagian gamer, membeli game dalam bentuk fisik biasanya berarti mendapatkan sebuah disc yang bisa dimasukkan langsung ke konsol. Namun untuk...

10 Agu 2026

Tren Gacha Makin Menjamur, Gamer Mulai Lelah dengan Siklus Game yang Terus Berulang?

Tren Gacha Makin Menjamur, Gamer Mulai Lelah dengan Siklus Game yang Terus Berulang?

Industri video game terus berkembang dengan berbagai model bisnis baru. Salah satu yang paling berhasil bertahan dalam beberapa tahun terakhir adalah sistem gacha . Model ini sudah menjadi bagian yang sangat umum, terutama pada game mobile dan sejumlah game PC...

10 Agu 2026

Indonesia Borong Dua Gelar di Kejuaraan Esports Asia Pasifik, Wakil Tanah Air Tembus Puncak Tactical FPS dan MOBA

Indonesia Borong Dua Gelar di Kejuaraan Esports Asia Pasifik, Wakil Tanah Air Tembus Puncak Tactical FPS dan MOBA

Indonesia kembali mencatatkan prestasi di panggung esports internasional setelah tim perwakilan Tanah Air berhasil meraih dua gelar juara dalam Kejuaraan Esports Asia Pasifik. Prestasi tersebut diraih melalui kategori Tactical First-Person Shooter (FPS) dan Multiplayer Online Battle Arena (MOBA), setelah masing-masing...

09 Agu 2026