Google dan Apple Mudahkan Pengguna Melacak Lokasi HP Secara Resmi

T Tirza 20 Mei 2026 23 dilihat 3 menit baca

Persaingan teknologi antara Google dan Apple kini semakin menarik setelah kedua perusahaan raksasa tersebut terus mengembangkan fitur pelacakan perangkat resmi mereka. Lewat layanan “Find My” milik Apple dan “Find Hub” atau sebelumnya dikenal sebagai “Find My Device” milik Google, pengguna kini semakin mudah melacak lokasi ponsel, tablet, hingga barang pribadi yang hilang.

Dalam beberapa tahun terakhir, fitur pelacakan perangkat menjadi salah satu layanan penting bagi pengguna smartphone. Tidak hanya untuk menemukan HP yang hilang atau tertinggal, teknologi ini juga digunakan untuk melindungi data pribadi dan meningkatkan keamanan pengguna sehari-hari.

Apple lebih dulu populer dengan layanan “Find My” yang terintegrasi langsung ke perangkat iPhone, iPad, MacBook, hingga AirTag. Sistem tersebut memungkinkan pengguna mengetahui lokasi perangkat secara real-time melalui jaringan perangkat Apple lain di seluruh dunia. Bahkan ketika perangkat dalam kondisi offline, sistem masih bisa mendeteksi lokasi melalui koneksi Bluetooth terenkripsi. 

Sementara itu, Google terus mengejar ketertinggalan dengan memperkuat layanan pelacakan Android miliknya. Google sebelumnya menggunakan nama “Find My Device”, namun kini mulai melakukan rebranding menjadi “Find Hub” dengan fitur yang jauh lebih lengkap. 

Melalui layanan terbaru tersebut, pengguna Android kini dapat melacak HP, earphone, koper, hingga perangkat lain yang kompatibel dengan jaringan pelacakan Google. Sistem ini bekerja dengan memanfaatkan jutaan perangkat Android di seluruh dunia untuk membantu mendeteksi lokasi barang hilang secara anonim dan aman. 

Google juga mulai menambahkan fitur pelacakan orang dan berbagi lokasi secara langsung di aplikasi Find Hub. Dengan fitur tersebut, pengguna dapat membagikan lokasi real-time kepada keluarga atau teman untuk alasan keamanan maupun koordinasi perjalanan. 

Tidak hanya itu, Google juga mulai menghadirkan teknologi Ultra Wideband (UWB) dan dukungan satelit untuk meningkatkan akurasi pelacakan perangkat. Teknologi UWB memungkinkan pengguna menemukan perangkat dengan arah dan jarak yang lebih presisi, mirip seperti fitur Precision Finding milik Apple AirTag. 

Di sisi lain, Apple juga terus memperluas kemampuan jaringan “Find My”. Perusahaan asal Cupertino tersebut baru-baru ini memperkenalkan fitur berbagi lokasi barang hilang kepada maskapai penerbangan. Fitur ini memungkinkan pengguna membagikan lokasi koper atau barang yang tertinggal kepada pihak maskapai agar proses pencarian menjadi lebih cepat. 

Meski menawarkan kemudahan, fitur pelacakan lokasi juga memunculkan kekhawatiran soal privasi dan keamanan data pengguna. Beberapa peneliti keamanan siber mengingatkan bahwa jaringan pelacakan berbasis Bluetooth dapat disalahgunakan untuk tindakan stalking atau pengawasan ilegal jika tidak dilindungi dengan sistem keamanan yang kuat. 

Untuk mengatasi masalah tersebut, Google dan Apple kini bekerja sama menghadirkan sistem peringatan lintas platform. Pengguna Android maupun iPhone akan menerima notifikasi jika ada perangkat pelacak asing yang dicurigai mengikuti pergerakan mereka secara diam-diam. 

Walaupun teknologi pelacakan semakin canggih, sebagian pengguna masih menilai sistem Android belum seakurat milik Apple. Sejumlah diskusi pengguna di Reddit menyebut jaringan Find Hub Google memang mengalami peningkatan signifikan, terutama di area perkotaan, namun akurasi lokasi untuk objek bergerak masih belum sepenuhnya stabil. 

Terlepas dari berbagai kritik tersebut, kehadiran fitur pelacakan resmi dari Google dan Apple dinilai menjadi solusi penting di era digital. Kehilangan HP kini tidak lagi sepenuhnya membuat panik karena pengguna masih memiliki peluang menemukan perangkat mereka secara cepat melalui jaringan pelacakan global.

Dengan perkembangan teknologi yang terus berlangsung, fitur pelacakan perangkat diprediksi akan menjadi semakin pintar di masa depan. Integrasi kecerdasan buatan, koneksi satelit, hingga jaringan lintas platform diperkirakan bakal membuat proses pencarian perangkat hilang menjadi jauh lebih cepat, akurat, dan aman bagi pengguna di seluruh dunia.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
T

Ditulis oleh

Tirza

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Kecerdasan Buatan Google Siap Ubah Interaksi Manusia dengan Ponsel

Kecerdasan Buatan Google Siap Ubah Interaksi Manusia dengan Ponsel

Google (Amerika Serikat) mengisyaratkan AI akan merevolusi penggunaan ponsel, mengubah interaksi dari mengetuk aplikasi menjadi pengalaman yang lebih intuitif d

19 Agu 2026

Pasca-HUT Ke-81 RI Kemenhub dan Otorita IKN Resmi Uji Coba Perluasan Rute Kereta Otonom (ART) di KIPP

Pasca-HUT Ke-81 RI Kemenhub dan Otorita IKN Resmi Uji Coba Perluasan Rute Kereta Otonom (ART) di KIPP

JAKARTA  — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi pijakan penting bagi percepatan transformasi sistem transportasi modern tanah air. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bekerja sama dengan Otorita IKN (OIKN) secara resmi memulai uji...

18 Agu 2026

Era Baru Layanan Publik Digital Pembaruan Integrasi IKD Permudah Verifikasi Data Masyarakat Secara Daring

Era Baru Layanan Publik Digital Pembaruan Integrasi IKD Permudah Verifikasi Data Masyarakat Secara Daring

JAKARTA — Pemerintah resmi meluncurkan pembaruan besar pada integrasi sistem Identitas Kependudukan Digital (IKD). Langkah strategis ini menandai era baru dalam transformasi digital layanan publik di Indonesia, di mana proses verifikasi data kependudukan kini dapat dilakukan secara otomatis, cepat, dan...

18 Agu 2026

Transformasi Identitas Visual Instagram Resmi Perbarui Logo Wordmark Setelah 1 Dekade

Transformasi Identitas Visual Instagram Resmi Perbarui Logo Wordmark Setelah 1 Dekade

JAKARTA – Platform media sosial berbagifoto dan video milik Meta, Instagram, secara resmi mengumumkan pembaruan pada logo tulisan atau wordmark khas mereka. Langkah ini menjadi momentum transformasi identitas visual terbesar bagi Instagram setelah hampir sepuluh tahun tidak melakukan perubahan siginifikan...

18 Agu 2026