Ironis! Siang Ditambal, Malamnya Jalan Lenteng Agung Arah Depok Amblas 3 Meter

A Aryatio 29 Mei 2026 21 dilihat 3 menit baca

JAKARTA – Sebuah insiden jalan amblas yang tergolong ironis kembali terjadi di wilayah Jakarta Selatan. Sebuah lubang besar menganga di tengah badan Jalan Lenteng Agung, mengarah ke Depok, Jawa Barat, pada malam hari, tak lama setelah jalan tersebut rampung ditambal pada siang hari sebelumnya. Peristiwa ini mengejutkan warga dan pengguna jalan yang melintas pada saat kejadian, mengingat jalur tersebut merupakan urat nadi utama penghubung Jakarta dan Depok.

Berdasarkan informasi di lapangan, lubang yang terbentuk akibat amblasnya jalan ini memiliki dimensi yang cukup besar dengan kedalaman mencapai kurang lebih 3 meter. Runtuhnya lapisan aspal dan beton menyisakan rongga menganga yang memperlihatkan ketidakstabilan struktur tanah di bawahnya. Kondisi darurat tersebut langsung direspons dengan pemasangan sejumlah pembatas jalan (traffic cone) berwarna oranye di sekitar lokasi kejadian guna memberikan peringatan dini dan mencegah pengendara terperosok, terutama saat melintas di malam hari.

Fakta yang paling mencolok dan menjadi perbincangan hangat adalah waktu kejadiannya. Jalan tersebut amblas pada malam hari, tepat setelah petugas Bina Marga melakukan perbaikan dengan cara penambalan pada lubang yang ada sebelumnya pada siang hari. Upaya perbaikan cepat tersebut tampaknya tidak mampu mengatasi masalah mendasar yang menyebabkan kegagalan struktur jalan.

"Baru tadi siang ditambal, ini malamnya sudah amblas lagi. Malah lubangnya jauh lebih besar," ujar salah seorang warga yang berada di dekat lokasi kejadian. Kegagalan penambalan ini menunjukkan adanya masalah infrastruktur yang lebih serius daripada sekadar lubang superfisial.

Dampak dari insiden ini pada lalu lintas malam hari ke arah Depok sangat signifikan. Kemacetan panjang tidak terhindarkan karena sebagian lajur jalan tidak dapat dilalui. Pengendara harus ekstra waspada saat mendekati titik amblas, terutama karena kondisi pencahayaan malam yang kurang optimal di area tersebut. Risiko kecelakaan bagi pengendara, terutama pengendara sepeda motor, sangat tinggi jika tidak ada peringatan yang jelas dan dini. Beberapa pengendara terpaksa harus memperlambat kendaraan secara drastis atau mencari rute alternatif yang memutar, yang tentunya menambah waktu tempuh mereka.

Meskipun penambalan cepat sering kali menjadi solusi darurat, insiden ini menggarisbawahi perlunya perbaikan infrastruktur yang lebih mendalam dan investigasi menyeluruh terhadap penyebab masalah. Spekulasi mengenai penyebab amblasnya jalan ini bermacam-macam, mulai dari adanya pipa air atau saluran drainase bawah tanah yang bocor sehingga mengikis tanah secara perlahan, hingga pengerjaan penambalan pada siang hari yang kurang maksimal, atau tanah dasar yang memang sudah tidak stabil.

Hingga berita ini diturunkan, dinas terkait tengah bersiap untuk melakukan investigasi dan penanganan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kegagalan penambalan sementara yang berujung pada peristiwa amblas yang lebih serius ini. Diharapkan perbaikan permanen segera dilakukan untuk memastikan keselamatan para pengguna jalan yang melintasi jalur sibuk tersebut setiap hari.

 

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
A

Ditulis oleh

Aryatio

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Viral Kasus Bayi Meninggal Diduga Dipaksa Konsumsi Telur Mentah: Dokter Spesialis Anak Wanti-Wanti Bahaya Infeksi Bakteri

Viral Kasus Bayi Meninggal Diduga Dipaksa Konsumsi Telur Mentah: Dokter Spesialis Anak Wanti-Wanti Bahaya Infeksi Bakteri

JAKARTA — Jagat media sosial baru-baru ini digemparkan oleh kabar duka atas meninggalnya seorang bayi yang diduga akibat kelalaian pemberian pola makan yang salah. Narasi yang beredar menyebutkan bahwa sang bayi diberi asupan telur mentah yang dicampur ke dalam makanan...

12 Okt 2026

Pembangunan Kampus Baru Blora dan Akselerasi Program Bantuan Bedah Rumah di Kawasan Daerah

Pembangunan Kampus Baru Blora dan Akselerasi Program Bantuan Bedah Rumah di Kawasan Daerah

JAKARTA - Pemerintah terus mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur sosial melalui penguatan sektor pendidikan dan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah di kawasan daerah. Langkah strategis ini ditandai dengan dimulainya proyek pembangunan kampus baru perguruan tinggi di Kabupaten Blora, Jawa Tengah,...

11 Okt 2026

Penutupan Sementara Jalur Pendakian Gunung Agung Bali Demi Pelaksanaan Upacara Adat Sakral

Penutupan Sementara Jalur Pendakian Gunung Agung Bali Demi Pelaksanaan Upacara Adat Sakral

JAKARTA - Pemerintah Daerah Kabupaten Karangasem bersama Pengempon Pura Pasar Agung secara resmi memberlakukan penutupan sementara seluruh jalur pendakian Gunung Agung di Bali. Kebijakan ini diambil dalam rangka menjaga kesucian dan kelancaran prosesi upacara adat sakral Karya Ida Bhatara Turun...

11 Okt 2026

Kewaspadaan BMKG Terhadap Peta Cuaca Ekstrem dan Potensi Hujan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Kewaspadaan BMKG Terhadap Peta Cuaca Ekstrem dan Potensi Hujan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan melanda sejumlah wilayah Indonesia. Memasuki periode peralihan musim, dinamika atmosfer menunjukkan adanya peningkatan aktivitas fenomena gelombang atmosfer serta...

11 Okt 2026