Material Radioaktif Ditemukan di Cikande, Banten

S Sindi 04 Okt 2025 110 dilihat 1 menit baca

Warga Kawasan Industri Cikande digemparkan oleh temuan material radioaktif yang terdeteksi di area pengolahan logam. Dugaan sementara, zat tersebut berasal dari sisa logam bekas yang tanpa sengaja tercampur bahan berbahaya jenis Cesium-137. Pemeriksaan awal menunjukkan adanya beberapa titik paparan radiasi di lingkungan industri, yang kemudian langsung diidentifikasi dan ditutup untuk mencegah penyebaran lebih luas.

Menindak lanjuti temuan tersebut, tim gabungan dari Bapeten, BRIN, dan aparat setempat segera menurunkan petugas untuk melakukan dekontaminasi di sejumlah area yang terpapar. Sejumlah material seperti drum dan karung besar yang terindikasi mengandung zat radioaktif langsung diamankan menggunakan peralatan khusus. Selain itu, area yang memiliki tingkat radiasi tinggi sementara waktu ditutup penuh, dan masyarakat sekitar diminta untuk tidak mendekat hingga proses pembersihan selesai dilakukan.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga mulai melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga dan pekerja yang beraktivitas di sekitar lokasi. Meskipun hingga kini belum ada laporan dampak serius terhadap kesehatan, langkah pengawasan dan pemantauan tetap diperketat. Insiden ini menjadi pengingat penting bagi industri logam untuk memperketat pengawasan bahan baku agar tidak terjadi kebocoran material berbahaya yang dapat mengancam keselamatan publik dan lingkungan.

Kategori: Umum

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
S

Ditulis oleh

Sindi

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Beban Ekonomi Memicu Lonjakan Pekerja Anak di Berbagai Wilayah: Tantangan Kesejahteraan Sosial yang Kian Kompleks

Beban Ekonomi Memicu Lonjakan Pekerja Anak di Berbagai Wilayah: Tantangan Kesejahteraan Sosial yang Kian Kompleks

Bandung  — Fenomena keterlibatan anak di bawah umur dalam aktivitas perekonomian semakin marak terjadi di sejumlah daerah. Tekanan finansial rumah tangga yang kian berat akibat dinamika ekonomi nasional memaksa sebagian anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk terjun ke lapangan kerja demi...

31 Agu 2026

Hotspot Karhutla Menurun, Pemerintah Tetap Perkuat Penanganan di Kalimantan dan Sumatera

Hotspot Karhutla Menurun, Pemerintah Tetap Perkuat Penanganan di Kalimantan dan Sumatera

Jakarta  — Pemerintah terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Meskipun jumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi mengalami penurunan, upaya pemadaman dan pencegahan masih dilakukan secara intensif karena kebakaran masih terjadi di sejumlah lokasi....

31 Agu 2026

Mulai Besok 1 September, Stasiun Karet Resmi Ditutup untuk Layanan Naik-Turun Penumpang KRL

Mulai Besok 1 September, Stasiun Karet Resmi Ditutup untuk Layanan Naik-Turun Penumpang KRL

JAKARTA – PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) resmi mengumumkan kebijakan baru terkait operasional layanan kereta rel listrik (KRL) di wilayah ibu kota. Mulai besok, tepatnya pada Selasa, 1 September 2026 , Stasiun Karet yang berlokasi di kawasan Tanah Abang,...

31 Agu 2026

Sah! Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026–2031 pada Muktamar ke-35 NU di Jombang

Sah! Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026–2031 pada Muktamar ke-35 NU di Jombang

JAKARTA – Gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung khidmat di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, resmi melahirkan nahkoda baru bagi jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus...

31 Agu 2026