Pantura Terancam Tenggelam, Kabar Tanggul Raksasa Menguap Begitu Saja?

N Nair 23 Mei 2026 3 dilihat 2 menit baca

Banjir rob makin parah, rumah makin dekat ke permukaan laut, tapi proyek perlindungan pantai utara Jawa seolah jalan di tempat. Ada apa sebenarnya?

Warga Pluit, Demak, dan Pekalongan sudah tahu rasanya: pagi hari bangun tidur, lantai rumah sudah digenangi air laut. Bukan karena hujan. Tapi karena bumi di bawah kaki mereka pelan-pelan ambles — dan laut perlahan mengisi ruang yang ditinggalkan tanah.

Data Badan Geologi menunjukkan sebagian wilayah Pantura turun hingga 25 sentimeter per tahun. Salah satu laju penurunan tanah tercepat di dunia. Penyebab utamanya: pengambilan air tanah berlebihan selama puluhan tahun.

Pemerintah sempat mencanangkan proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) alias "tanggul raksasa" yang akan melindungi pesisir Jakarta dan sekitarnya. Konsepnya megah: tanggul sepanjang puluhan kilometer, reklamasi terencana, sistem pompa modern. Tapi setelah ibu kota pindah ke Nusantara, nasib proyek itu seperti ikut pindah — menghilang dari perbincangan publik.

Sementara itu, warga terus hidup dengan adaptasi alakadarnya: meninggikan lantai rumah, pindah ke lantai dua, atau yang sudah benar-benar tidak kuat — meninggalkan kampung yang sudah dihuni turun-temurun.

Pertanyaannya bukan lagi soal "apakah" Pantura akan terendam — tapi seberapa cepat, dan siapa yang akan menanggung biaya paling besar dari bencana yang datang perlahan ini. Jawabannya, sayangnya, sudah terlalu jelas.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
N

Ditulis oleh

Nair

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Otoritas Jasa Keuangan Resmi Mewajibkan Fitur Pemindai Keberadaan Gawai Guna Memperketat Proteksi Akun Mobile Banking dari Modus Peretasan Jarak Jauh

Otoritas Jasa Keuangan Resmi Mewajibkan Fitur Pemindai Keberadaan Gawai Guna Memperketat Proteksi Akun Mobile Banking dari Modus Peretasan Jarak Jauh

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil langkah taktis dan tegas dalam memperkuat benteng pertahanan ekosistem keuangan digital nasional dengan resmi mengeluarkan regulasi baru yang mewajibkan seluruh penyedia layanan perbankan elektronik untuk menanamkan fitur deteksi gawai otomatis. Kebijakan ini mewajibkan...

23 Mei 2026

Kabar Gembira! Potongan Aplikasi Gojek Resmi Turun Jadi 8%, Driver Kini Kantongi Pendapatan 92% Per Perjalanan

Kabar Gembira! Potongan Aplikasi Gojek Resmi Turun Jadi 8%, Driver Kini Kantongi Pendapatan 92% Per Perjalanan

JAKARTA – Angin segar berembus kencang bagi para mitra pengemudi (driver) ojek online di seluruh Indonesia. Mulai pekan ini, salah satu raksasa teknologi penyedia layanan transportasi daring terbesar di Asia Tenggara, Gojek, secara resmi mengumumkan kebijakan baru yang sangat berpihak...

22 Mei 2026

Marak Aksi Pembegalan, Warga Jakarta Barat Teror Ketakutan di Jalanan

Marak Aksi Pembegalan, Warga Jakarta Barat Teror Ketakutan di Jalanan

JAKARTA – Gelombang keresahan tengah melanda warga DKI Jakarta, khususnya yang beraktivitas di wilayah Jakarta Barat. Belakangan ini, seruan untuk meningkatkan kewaspadaan meluas setelah beredarnya peringatan tegas mengenai maraknya aksi kriminalitas jalanan, khususnya pembegalan sepeda motor. Wilayah Jakarta Barat kini...

22 Mei 2026

Lukisan Cadas Sulawesi Tenggara Resmi Masuk Guinness World Records Sebagai Seni Gua Tertua di Bumi

Lukisan Cadas Sulawesi Tenggara Resmi Masuk Guinness World Records Sebagai Seni Gua Tertua di Bumi

KENDARI – Sejarah peradaban manusia hari ini resmi ditulis ulang dari bumi Sulawesi Tenggara. Guinness World Records secara resmi menetapkan lukisan cadas ( rock art ) yang ditemukan di salah satu gua di Sulawesi Tenggara sebagai seni gua tertua di...

22 Mei 2026