Proses Evakuasi dan Rencana Pengapungan KMP Batumandi di Merak Masuki Tahap Krusial

J Jall 04 Nov 2026 0 dilihat 3 menit baca

CILEGON — Penanganan pasca-insiden kandas dan terbakarnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di dekat Pulau Tempurung, Merak, kini memasuki tahap krusial. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama dengan tim gabungan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten, Basarnas, serta TNI AL, terus mematangkan rencana pengapungan (salvaging) kapal yang ditargetkan mulai berjalan penuh pada awal November 2026 ini.

 

KMP Batumandi yang sebelumnya mengalami gangguan mesin hingga akhirnya kandas pada akhir Oktober lalu, kini berada dalam posisi stabil di koordinat yang aman dari alur pelayaran utama. Seluruh penumpang dan kendaraan yang berada di dalam kapal tersebut dilaporkan telah berhasil dievakuasi dengan selamat tanpa adanya korban jiwa dalam operasi darurat sebelumnya.

 

Fokus pada Keamanan Lingkungan dan Pemasangan Pembatas Minyak

Langkah awal yang menjadi prioritas utama tim gabungan sebelum proses pengapungan adalah memastikan tidak adanya dampak lingkungan yang merugikan. Mengingat kapal tersebut membawa muatan bahan bakar dan kendaraan di dalamnya, potensi kebocoran minyak menjadi perhatian serius.

 

Untuk mengantisipasi hal tersebut, tim teknis lingkungan telah memasang pembatas minyak (oil boom) di sekeliling area kandasnya KMP Batumandi. Langkah ini dilakukan guna melokalisasi jika terjadi rembesan atau tumpahan cairan dari kapal selama proses persiapan evakuasi fisik.

 

"Kami memastikan keselamatan lingkungan maritim adalah yang utama. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kebocoran bahan bakar atau pencemaran air di sekitar Pulau Tempurung. Tim terus bersiaga 24 jam untuk memantau kondisi fisik kapal dan perairan sekitarnya," jelas perwakilan KSOP Kelas I Banten di posko pemantauan.

 

Skenario Pengapungan dan Penarikan Kapal

Proses pengapungan kapal berukuran besar seperti KMP Batumandi membutuhkan perhitungan teknis yang sangat matang, terutama karena posisi kapal yang berada di area dangkal dan berbatu. Tim penyelamat (salvage team) yang ditunjuk kini tengah melakukan survei bawah air menggunakan penyelam dan teknologi sonar untuk memetakan kondisi lambung kapal serta memperkirakan tingkat kerusakan akibat kandas.

 

Beberapa skenario yang disiapkan antara lain:

 

  • Pengurangan Beban: Mengeluarkan sisa air atau material pemberat dari dalam palka untuk meningkatkan daya apung alami kapal.

  • Penggunaan Balon Udara Raksasa (Airbag Salvage): Memasang balon-balon udara khusus di bawah lambung kapal untuk membantunya terangkat dari dasar laut saat air pasang.

  • Penarikan dengan Tugboat: Setelah kapal berhasil mengapung kembali, beberapa kapal tunda (tugboat) berkekuatan besar akan dikerahkan untuk menarik KMP Batumandi menuju galangan kapal terdekat untuk proses inspeksi dan perbaikan menyeluruh.

Operasi ini sangat bergantung pada kondisi cuaca dan pasang-surut air laut di Selat Sunda. Menurut prakiraan cuaca, tim berharap dapat memanfaatkan momentum pasang tertinggi pada pekan ini untuk memudahkan proses penarikan.

 

Koordinasi dan Penanganan Dampak bagi Pengguna Jasa

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) juga terus berkoordinasi dengan pihak asuransi untuk memastikan hak-hak para pengguna jasa atau pemilik kendaraan yang sempat tertahan di dalam kapal dapat segera diselesaikan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Posko informasi khusus di Pelabuhan Merak tetap dibuka untuk memfasilitasi komunikasi dengan para korban dan pemilik muatan.

 

Selama proses penanganan KMP Batumandi berlangsung, otoritas pelabuhan menegaskan bahwa aktivitas penyeberangan lintas Merak–Bakauheni tetap berjalan normal tanpa gangguan berarti. Pengaturan alur keluar-masuk kapal di Pelabuhan Merak telah disesuaikan agar tidak terganggu oleh keberadaan kapal yang sedang dalam penanganan tersebut.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
J

Ditulis oleh

Jall

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Polda Metro Jaya Intensifkan Operasi Patuh 2026 dan Penanganan Pasca-Insiden KMP Batumandi di Merak

Polda Metro Jaya Intensifkan Operasi Patuh 2026 dan Penanganan Pasca-Insiden KMP Batumandi di Merak

JAKARTA — Penyelenggaraan ketertiban lalu lintas darat serta keandalan moda transportasi laut menjadi fokus utama pemerintah dan jajaran kepolisian pada awal November 2026 ini. Langkah tegas diambil guna memastikan keselamatan publik, mulai dari penertiban rutin berkendara di ibu kota hingga...

03 Nov 2026

Tragedi Udara di Florida Pesawat Jet Pribadi Jatuh dan Terbakar di Kawasan Pemukiman, Tim SAR Bergerak Cepat

Tragedi Udara di Florida Pesawat Jet Pribadi Jatuh dan Terbakar di Kawasan Pemukiman, Tim SAR Bergerak Cepat

JAKARTA — Insiden maut kembali mewarnai dunia penerbangan internasional. Sebuah pesawat jet pribadi jenis business jet dilaporkan mengalami kecelakaan hebat dan jatuh di kawasan pinggiran kota negara bagian Florida, Amerika Serikat. Pesawat yang membawa beberapa penumpang dan kru tersebut jatuh...

03 Nov 2026

Gunung Dukono di Maluku Utara Erupsi Dua Kali Pagi Ini

Gunung Dukono di Maluku Utara Erupsi Dua Kali Pagi Ini

Pada Senin, 2 November 2026, dunia kembali diingatkan akan potensi alam Indonesia yang tak pernah benar-benar tidur. Gunung Dukono, salah satu gunung api paling aktif di Provinsi Maluku Utara, dilaporkan kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan dua kali erupsi beruntun yang...

02 Nov 2026

Penguatan Perlindungan Hukum dan Keselamatan Jurnalis Jadi Fokus Utama Peringatan Hari Internasional Penanganan Impunitas

Penguatan Perlindungan Hukum dan Keselamatan Jurnalis Jadi Fokus Utama Peringatan Hari Internasional Penanganan Impunitas

JAKARTA – Peringatan Hari Internasional untuk Mengakhiri Impunitas atas Kejahatan terhadap Jurnalis yang jatuh pada tanggal 2 November menjadi momentum krusial bagi pemerintah, aparat penegak hukum, dan organisasi pers di Indonesia untuk memperkuat komitmen perlindungan terhadap pekerja media. Berbagai aliansi...

02 Nov 2026