4,8 Juta Pelanggan PLN Masih Alami Gangguan Listrik di Sumatra

H Herman 23 Mei 2026 50 dilihat 3 menit baca

PT PLN (Persero) melaporkan bahwa hingga Sabtu (23 Mei 2026) pagi, masih ada sekitar 4,8 juta pelanggan di wilayah Sumatra yang mengalami gangguan pasokan listrik. Pemadaman massal ini bermula sejak Jumat (22 Mei 2026) malam akibat gangguan pada sistem transmisi kelistrikan interkoneksi Sumatra.

Menurut data resmi PLN, gangguan utama terjadi pada Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV di wilayah Jambi, tepatnya pada jalur Muara Bungo-Sungai Rumbai. Gangguan ini menyebabkan sistem Sumatera Bagian Utara dan Sumatera Bagian Tengah terpisah, memicu blackout secara berantai di berbagai provinsi. Wilayah yang terdampak meliputi Aceh, Sumatera Utara termasuk Medan, Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan sebagian Sumatera Selatan. Total pelanggan yang sempat terdampak mencapai lebih dari 13 juta jiwa, dengan pemulihan dilakukan secara bertahap. Hingga pagi ini, baru sekitar 8,35 juta pelanggan yang berhasil dipulihkan, sementara sisanya yang mencapai 4,8 juta pelanggan masih belum mendapatkan aliran listrik normal.

Gangguan listrik massal ini sangat berdampak luas terhadap masyarakat Sumatra. Di Medan, ribuan rumah tangga, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan terpaksa mengandalkan genset darurat. Beberapa rumah sakit mengalami kendala operasional meskipun masih memiliki cadangan listrik. Di Sumatera Barat, aktivitas perdagangan di pasar tradisional lumpuh total. Pedagang seperti Ibu Siti (45), warga Padang, mengeluh bahwa dagangannya yang memerlukan pendingin rusak semua, sehingga menimbulkan kerugian yang cukup besar. Sektor industri dan perkantoran juga terdampak parah. Beberapa pabrik di Riau terpaksa menghentikan produksi, yang berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga miliaran rupiah. Lalu lintas di berbagai kota besar menjadi kacau karena lampu lalu lintas padam, sehingga petugas polisi harus mengatur lalu lintas secara manual.

PLN menyebutkan bahwa penyebab utama gangguan adalah cuaca buruk berupa hujan deras disertai petir dan angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang serta gangguan isolator pada tiang transmisi. Kejadian ini bukan kali pertama terjadi di Sumatra. Kasus serupa pernah muncul di tahun-tahun sebelumnya, sehingga menimbulkan pertanyaan serius mengenai ketahanan infrastruktur kelistrikan di pulau yang sebenarnya kaya akan sumber daya energi ini. Pakar kelistrikan dari Universitas Indonesia, Dr. Ir. Rinaldy Dalimi, menilai bahwa sistem interkoneksi Sumatra masih sangat rentan. Menurutnya, jaringan transmisi yang sangat panjang lebih dari 20.000 kilometer sirkuit membuat satu titik gangguan dapat memicu efek domino jika sistem redundansi belum optimal.

PLN terus berupaya melakukan pemulihan dan menjamin proses ini akan dilakukan hingga seluruh pelanggan kembali normal dalam waktu dekat. Lebih dari seribu personel teknis dikerahkan bekerja 24 jam penuh. Saat ini 157 dari 176 gardu induk telah kembali beroperasi, dan pemulihan daya sudah mencapai 3.192 MW dari total 5.334 MW yang sempat hilang. Perusahaan juga akan memberikan kompensasi sesuai regulasi bagi pelanggan yang terdampak berupa pengurangan tagihan listrik. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menggunakan listrik secara bijak setelah pasokan kembali normal. PLN juga telah membuka posko pengaduan di setiap unit induk distribusi untuk melayani keluhan pelanggan.

Kejadian ini kembali menekankan pentingnya pelajaran ke depan bagi pemerintah dan PLN. Investasi besar-besaran pada infrastruktur kelistrikan nasional mutlak diperlukan, termasuk percepatan diversifikasi sumber energi dan peningkatan teknologi smart grid agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Hingga berita ini ditulis, proses pemulihan masih terus berlangsung di beberapa daerah terpencil. Masyarakat Sumatra diharapkan tetap tenang dan mendukung kerja petugas PLN yang sedang bertugas di lapangan.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
H

Ditulis oleh

Herman

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Wapres Gibran dan Menko PMK Pratikno Gandeng Mahasiswa UI Pulihkan Mental Anak-anak Penyintas Gempa NTT

Wapres Gibran dan Menko PMK Pratikno Gandeng Mahasiswa UI Pulihkan Mental Anak-anak Penyintas Gempa NTT

Langkah penanganan pascabencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mendapat perhatian luas. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno , mengambil pendekatan kolaboratif dengan mengajak serta perwakilan mahasiswa dari...

21 Agu 2026

Pemerintah Siapkan Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Udara dan Pusat MRO Pesawat Nasional

Pemerintah Siapkan Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Udara dan Pusat MRO Pesawat Nasional

MAJALENGKA  — Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan) tengah mematangkan rencana strategis pengembangan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka. Langkah mendasar ini disiapkan untuk memfungsikan sebagian area bandara sebagai Pangkalan Udara (Lanud) TNI Angkatan Udara sekaligus pusat perawatan, perbaikan,...

21 Agu 2026

Polusi Plastik Belum Terkendali, Pengurangan dari Sumber Dinilai Lebih Efektif

Polusi Plastik Belum Terkendali, Pengurangan dari Sumber Dinilai Lebih Efektif

Produksi dan penggunaan plastik sekali pakai masih menghasilkan volume sampah yang besar. Daur ulang penting, tetapi pengurangan penggunaan, desain kemasan, sistem guna ulang, dan tanggung jawab produsen diperlukan untuk menekan pencemaran.   Polusi Plastik Belum Terkendali menjadi salah satu isu...

21 Agu 2026

Kejutan di Dunia Hiburan, Dikta Wicaksono Resmi Nikahi Rachel Florencia Secara Tertutup

Kejutan di Dunia Hiburan, Dikta Wicaksono Resmi Nikahi Rachel Florencia Secara Tertutup

\Kabar mengejutkan sekaligus membahagiakan datang dari dunia hiburan Tanah Air. Musisi sekaligus mantan vokalis band Yovie & Nuno, Pradikta Wicaksono atau yang akrab disapa Dikta , resmi mengakhiri masa lajangnya. Secara diam-diam dari sorotan media luas, ia telah menikah dengan...

20 Agu 2026