Terbaru
Indonesia Gemilang: Masuk Jajaran 10 Destinasi Kuliner Terbaik Dunia Brand Lokal Pasca-HUT RI ke-81: Mengarungi Peluang Ekonomi Bangsa Kemarau Ekstrem Pemicu Karhutla BNPB Terjunkan Tim Gabungan Atasi Kebakaran Hutan di Ponorogo, Malang, dan Bulungan Kudus Siap Gelar Srikandi Merdeka Cup 2026: Ajang Pembuktian Sepak Bola Putri Indonesia Resmi Dikukuhkan di Istana Negara, 76 Anggota Paskibraka Tingkat Pusat Siap Bertugas pada HUT Ke-81 RI Guncangan Dahsyat M 7,7 Hantam Utara Flores Ratusan Gempa Susulan Picu Evakuasi Massal di NTT Merdeka Berkeliling Jakarta Pemprov DKI Hadirkan Tarif Spesial Transportasi Publik Sambut HUT Ke-81 RI Semarak Lomba 17-an Mulai Hiasi Berbagai Pelosok Daerah, Tradisi Panjat Pinang Tetap Jadi Primadona Indonesia Gemilang: Masuk Jajaran 10 Destinasi Kuliner Terbaik Dunia Brand Lokal Pasca-HUT RI ke-81: Mengarungi Peluang Ekonomi Bangsa Kemarau Ekstrem Pemicu Karhutla BNPB Terjunkan Tim Gabungan Atasi Kebakaran Hutan di Ponorogo, Malang, dan Bulungan Kudus Siap Gelar Srikandi Merdeka Cup 2026: Ajang Pembuktian Sepak Bola Putri Indonesia Resmi Dikukuhkan di Istana Negara, 76 Anggota Paskibraka Tingkat Pusat Siap Bertugas pada HUT Ke-81 RI Guncangan Dahsyat M 7,7 Hantam Utara Flores Ratusan Gempa Susulan Picu Evakuasi Massal di NTT Merdeka Berkeliling Jakarta Pemprov DKI Hadirkan Tarif Spesial Transportasi Publik Sambut HUT Ke-81 RI Semarak Lomba 17-an Mulai Hiasi Berbagai Pelosok Daerah, Tradisi Panjat Pinang Tetap Jadi Primadona

Serangan Drone Terbesar Ukraina Guncang Moskow

S Syakira Eliana 17 Mei 2026 30 dilihat 3 menit baca

Langit di atas Moscow kembali menjadi saksi eskalasi perang yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Dalam salah satu serangan terbesar dalam setahun terakhir, ratusan drone dilaporkan meluncur menuju ibu kota Rusia dan sejumlah wilayah sekitarnya pada Sabtu malam hingga Minggu pagi, 17 Mei 2026.

Otoritas Rusia menyebut serangan ini sebagai salah satu operasi udara paling intens yang pernah diarahkan ke jantung negara tersebut sejak konflik dengan Ukraine meletus.

Menurut Ministry of Defence of the Russian Federation, sistem pertahanan udara berhasil mencegat ratusan drone yang datang dari berbagai arah. Secara keseluruhan, Rusia mengklaim telah menembak jatuh 556 drone di sejumlah wilayah, termasuk area strategis di sekitar Moskow dan Semenanjung Krimea.

Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, menyatakan lebih dari 120 drone terdeteksi mengarah langsung ke ibu kota. Mayoritas berhasil dihancurkan sebelum mencapai target, tetapi puing-puing yang jatuh tetap menimbulkan kerusakan dan korban jiwa.

Di tengah keberhasilan pertahanan udara, dampak serangan tetap terasa. Gubernur Wilayah Moskow, Andrey Vorobyov, melaporkan sedikitnya tiga orang meninggal dunia.

Seorang perempuan tewas setelah sebuah drone menghantam rumah tinggal di Khimki. Dua korban lainnya dilaporkan meninggal di distrik Mytishchi setelah puing drone menimpa bangunan yang sedang dalam proses konstruksi.

Selain korban jiwa, sedikitnya 12 orang mengalami luka-luka. Sebagian besar merupakan pekerja yang berada di dekat fasilitas industri ketika serpihan drone jatuh di area sekitar.

Serangan ini juga menyasar infrastruktur penting. Kebakaran dilaporkan terjadi di kawasan Moscow Oil Refinery di Kapotnya serta terminal minyak di Solnechnogorsk. Meski demikian, pemerintah kota menyatakan operasional utama fasilitas tetap berjalan dan tidak mengalami gangguan besar.

Di Sheremetyevo International Airport, puing drone dilaporkan jatuh di area sekitar bandara. Tidak ada korban maupun kerusakan besar, tetapi insiden tersebut kembali menyoroti bagaimana perang kini semakin dekat dengan pusat transportasi sipil.

Serangan ini terjadi hanya beberapa hari setelah Presiden Volodymyr Zelenskyy menegaskan bahwa Ukraina akan memberikan respons terhadap gelombang serangan Rusia ke Kyiv. Dalam serangan sebelumnya, puluhan warga sipil dilaporkan tewas dan banyak lainnya mengalami luka-luka.

Bagi Kyiv, operasi drone ke wilayah Rusia dipandang sebagai upaya menekan infrastruktur militer dan energi lawan, sekaligus menunjukkan bahwa jarak tidak lagi menjadi pelindung mutlak.

Pada malam yang sama, Ukraina juga melaporkan bahwa Rusia meluncurkan 287 drone ke berbagai wilayahnya. Serangan tersebut menyebabkan sejumlah warga terluka di wilayah Dnipropetrovsk Oblast dan Zaporizhzhia Oblast.

Militer Ukraina menyatakan sebagian besar drone berhasil dicegat, tetapi serangan itu menegaskan bahwa kedua negara kini terus saling melancarkan operasi udara dalam skala besar.

Pola serangan semacam ini menunjukkan perubahan karakter perang modern. Tanpa kehadiran jet tempur dalam jumlah besar, ratusan drone mampu menembus jarak ratusan kilometer, menargetkan kilang minyak, pusat logistik, hingga wilayah perkotaan.

Bagi warga sipil, bunyi sirene dan ledakan di kejauhan telah menjadi bagian dari rutinitas yang suram. Di balik statistik dan laporan militer, terdapat keluarga yang harus meninggalkan rumah, pekerja yang terluka, dan masyarakat yang hidup dalam ketidakpastian.

Eskalasi terbaru ini juga meningkatkan kekhawatiran dunia internasional terhadap risiko perluasan konflik. Serangan terhadap pusat administrasi dan infrastruktur energi menandakan bahwa garis depan perang tidak lagi terbatas pada medan tempur tradisional.

Moskow yang selama ini relatif terlindungi kini semakin sering menjadi sasaran. Sementara itu, Ukraina terus menghadapi tekanan serangan udara hampir setiap malam.

Selama kedua pihak tetap saling membalas, langit di Eropa Timur akan terus dipenuhi dengung drone, seperti kawanan lebah besi yang membawa pesan keras: perang ini masih jauh dari kata usai.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp X / Twitter Facebook
S

Ditulis oleh

Syakira Eliana

Jurnalis & Kontributor RianSA — Portal Berita Terpercaya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

Resmi Dikukuhkan di Istana Negara, 76 Anggota Paskibraka Tingkat Pusat Siap Bertugas pada HUT Ke-81 RI

Resmi Dikukuhkan di Istana Negara, 76 Anggota Paskibraka Tingkat Pusat Siap Bertugas pada HUT Ke-81 RI

JAKARTA  — Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Istana Negara, Jakarta. Sebanyak 76 pelajar terbaik dari seluruh Nusantara resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026. Prosesi pengukuhan ini menandai kesiapan penuh para putra-putri terbaik...

15 Agu 2026

Merdeka Berkeliling Jakarta Pemprov DKI Hadirkan Tarif Spesial Transportasi Publik Sambut HUT Ke-81 RI

Merdeka Berkeliling Jakarta Pemprov DKI Hadirkan Tarif Spesial Transportasi Publik Sambut HUT Ke-81 RI

JAKARTA  — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada Senin, 17 Agustus 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meluncurkan program kado istimewa bagi seluruh warga ibu kota dan sekitarnya. Melalui kebijakan bertajuk "Merdeka Berkeliling Jakarta"...

15 Agu 2026

Semarak Lomba 17-an Mulai Hiasi Berbagai Pelosok Daerah, Tradisi Panjat Pinang Tetap Jadi Primadona

Semarak Lomba 17-an Mulai Hiasi Berbagai Pelosok Daerah, Tradisi Panjat Pinang Tetap Jadi Primadona

BEKASI — Menjelang puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semarak kemeriahan mulai terasa di hampir setiap jengkal wilayah Nusantara. Memasuki pekan kedua bulan Agustus 2026, kawasan pemukiman warga—mulai dari gang-gang sempit di perkotaan hingga hamparan lapangan...

15 Agu 2026

Mengupas Upaya Berkelanjutan Indonesia Perangi Kriminalitas

Mengupas Upaya Berkelanjutan Indonesia Perangi Kriminalitas

Analisis mendalam mengenai strategi dan tantangan penegakan hukum di Indonesia dalam memerangi berbagai bentuk kriminalitas pada tahun 2026. Simak komitmen peme

15 Agu 2026